Atap Rumah Nyaris Ambruk, Mak Adminah Segera Dapat Rumah Baru

  • 30 Sep 2026 20:50 WIB
  •  Cirebon
Poin Utama
  • Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas hidup keluarga kurang mampu dan lansia di Kabupaten Kuningan.
  • Rumah Mak Adminah, lansia berusia 90 tahun di Desa Cikubangsari, Kecamatan Kramatmulya, Kabupaten Kuningan, akan segera diperbaiki melalui program Berkah Bedah Rumah Keluarga Harapan.
  • Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar menjamin komitmen perbaikan rumah tersebut setelah melakukan tinjauan langsung pada Rabu 30 September 2026.

RRI.CO.ID, Kuningan - Rumah milik Mak Adminah, lansia berusia 90 tahun di Blok Puhun, Desa Cikubangsari, Kecamatan Kramatmulya, Kabupaten Kuningan, akan segera diperbaiki melalui program Berkah Bedah Rumah Keluarga Harapan.

Kepastian itu disampaikan Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar saat meninjau langsung kondisi rumah Mak Adminah, Rabu 30 September 2026.

Rumah tersebut sudah tidak layak ditempati. Bagian plafon mengalami kerusakan, sementara struktur atap rumah juga dalam kondisi rapuh dan berisiko ambruk.

Karena kondisi tersebut, Mak Adminah untuk sementara tinggal di rumah keluarganya sambil menunggu proses perbaikan rumah dilakukan.

Saat bertemu langsung dengan Mak Adminah, Bupati Dian menyampaikan bahwa rumah tersebut akan segera dibenahi melalui program Berkah Bedah Rumah Keluarga Harapan.

Program tersebut merupakan kolaborasi pemerintah daerah dengan para pengusaha dan masyarakat untuk membantu warga yang membutuhkan, khususnya mereka yang menempati rumah tidak layak huni.

“Insyaallah dengan kejernihan hati dan kelapangan hati dari kawan-kawan para pengusaha, program Berkah ini akan kita mulai lagi. Mudah-mudahan dalam dua atau tiga bulan ke depan rumah Mak Adminah sudah dapat kita selesaikan,” ujar Dian.

Selain memastikan rencana perbaikan rumah, Bupati Dian juga menyerahkan bantuan sembako dari BAZNAS Kabupaten Kuningan kepada Mak Adminah dan keluarganya.

Bantuan tersebut diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarga Mak Adminah.

Dian mengatakan, penanganan rumah tidak layak huni membutuhkan dukungan dari berbagai pihak. Pemerintah daerah, kata dia, tidak dapat bekerja sendiri dalam menyelesaikan persoalan sosial tersebut.

“Di tengah hiruk-pikuk kehidupan, ternyata masih banyak warga Kuningan yang memiliki jiwa filantropi dan memberikan perhatian kepada sesama,” ungkapnya.

Ia berharap kolaborasi antara pemerintah, pengusaha, lembaga sosial, dan masyarakat terus diperkuat sehingga persoalan sosial, termasuk rumah tidak layak huni, dapat ditangani secara bertahap.

“Insyaallah persoalan sosial di Kuningan, termasuk rumah tidak layak ini, berangsur-angsur kita selesaikan atas dukungan semuanya, terutama dari masyarakat yang mampu,” katanya.

Sementara itu, Mak Adminah menyambut rencana perbaikan rumah tersebut dengan rasa syukur. Ia juga menyampaikan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan pemerintah serta pihak lainnya.

Rencana bedah rumah itu diharapkan dapat memberikan tempat tinggal yang lebih aman dan layak bagi Mak Adminah setelah selama ini kondisi rumahnya tidak memungkinkan untuk ditempati.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....