Milad ke-26, UMC Dorong Penguatan Pendidikan dan SDM Unggul
- 30 Sep 2026 07:00 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon – Milad ke-26 Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) menjadi momentum memperkuat kualitas mahasiswa dan kontribusi perguruan tinggi bagi masyarakat. Hal tersebut mengemuka dalam rangkaian kegiatan Milad ke-26 UMC di Convention Hall UMC, Senin 28 September 2026.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Prof. Dr. Abdul Mu'ti, M.Ed,.. mendorong mahasiswa UMC mempersiapkan diri menghadapi perubahan dunia yang semakin kompleks. Menurutnya, mahasiswa tidak cukup hanya mengandalkan capaian akademik, tetapi perlu memiliki pengetahuan luas, keterampilan, serta karakter yang kuat.
“Ketika Anda sudah memilih UMC sebagai tempat Anda belajar, maka Anda harus menyiapkan diri untuk tidak boleh menjadi mahasiswa yang biasa-biasa saja. Anda harus bekerja lebih, harus berikhtiar lebih giat, lebih hebat lagi,” ujarnya.
Ia menyebut tiga modal utama yang perlu dimiliki mahasiswa, yakni menjadi pribadi berpengetahuan luas, memiliki berbagai keterampilan, serta tetap rendah hati. Ia juga mendorong mahasiswa memanfaatkan teknologi untuk memperluas pengetahuan dan menguasai keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
Sementara itu, Bupati Cirebon Drs. Imron, M.Ag., menilai UMC memiliki peran strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia menuju Indonesia Maju 2045. Ia mengatakan mahasiswa merupakan generasi yang akan melanjutkan kepemimpinan di berbagai bidang pada masa mendatang.
“Indonesia tahun 2045 menjadi negara yang maju, tentunya kita harus dibekali keilmuannya. Anak-anakku yang kuliah, nanti kalianlah yang akan meneruskan, mau bupatinya, gubernurnya, nanti para menterinya,” ujarnya.
Menurutnya kesiapan mahasiswa menghadapi persaingan global perlu didukung penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi yang diiringi penguatan nilai keagamaan serta karakter. Ia juga menekankan pentingnya persatuan dan kesatuan dalam menghadapi berbagai tantangan global.
Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Barat, Prof. Dr. Ahmad Dahlan, M.Ag., mendorong UMC terus melakukan pembaruan Catur Dharma Perguruan Tinggi sesuai kebutuhan masyarakat dan persyarikatan. Ia menilai penguatan pengabdian dan penelitian perlu menjadi bagian penting dalam pengembangan UMC.
“Pertama, melakukan pelayanan dan melihat dengan baik apa yang dikehendaki oleh masyarakat. Yang kedua, hendaknya melakukan pembaruan-pembaruan di Catur Dharma,” ujarnya.
Ia berharap UMC terus berkembang sebagai perguruan tinggi Muhammadiyah di Jawa Barat dan memiliki masa depan yang semakin kuat. Ia juga menyampaikan harapan agar UMC menjadi perguruan tinggi yang bermarwah, berkemajuan, dan memiliki kepastian masa depan.
Rektor UMC Arif Nurudin, ST., MT. menegaskan, keberadaan UMC tidak hanya diarahkan untuk mengembangkan pendidikan tinggi, tetapi juga memberikan kontribusi bagi kemajuan Persyarikatan Muhammadiyah dan masyarakat. Ia mengatakan perkembangan UMC merupakan hasil dari proses panjang yang melibatkan civitas akademika serta dukungan berbagai pihak.
“Sehebat apa pun UMC, secanggih apa pun UMC, semaju apa pun UMC, UMC ini hadir untuk mencerahkan bangsa dan hadir untuk Persyarikatan Muhammadiyah, utamanya di Persyarikatan Muhammadiyah Cirebon,” ujarnya.
Ia menjelaskan, UMC berdiri pada 12 Agustus 2000 dan memperoleh Surat Keputusan dari Menteri Pendidikan pada 28 September 2000. Dalam pengembangannya, UMC juga menyiapkan penguatan kemandirian kampus dan rencana pembangunan gedung setinggi 20 lantai yang ditargetkan mulai dilaksanakan pada Desember 2026.
Rangkaian Milad ke-26 UMC tersebut menjadi momentum untuk memperkuat peran perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Penguatan pendidikan, keterampilan mahasiswa, penelitian, pengabdian, serta pengembangan kelembagaan menjadi bagian dari upaya UMC menghadapi tantangan pendidikan dan pembangunan di masa mendatang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....