Pemkab Cirebon Perkuat Pendidikan Kependudukan Hadapi Bonus Demografi
- 28 Sep 2026 16:42 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon – Pemerintah Kabupaten Cirebon memperkuat pendidikan kependudukan sejak jenjang sekolah sebagai persiapan menghadapi bonus demografi dan pembangunan daerah hingga 2045. Komitmen tersebut diperkuat melalui pelaksanaan Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) Tahun 2026 yang diikuti SMP Negeri 2 Palimanan. Kegiatan berlangsung di Ruang Paseban, Sekretariat Daerah Kabupaten Cirebon, Kamis, 24 September 2026.
Bupati Cirebon Imron mengatakan, persoalan kependudukan tidak hanya berkaitan dengan jumlah penduduk, tetapi juga menentukan kualitas pembangunan daerah. Karena itu, pemahaman mengenai kependudukan perlu ditanamkan kepada generasi muda sejak bangku sekolah.
“Dengan jumlah penduduk lebih dari 2,5 juta jiwa, kami menyadari bahwa peluang bonus demografi hanya akan menjadi berkah apabila generasi muda dipersiapkan sejak dini,” katanya dalam keterangan rilis pada Jumta, 25 September 2026.
Menurut Imron, generasi muda Kabupaten Cirebon perlu dipersiapkan menjadi sumber daya manusia yang sehat, cerdas, berkarakter, serta memiliki ketahanan keluarga. Persiapan tersebut menjadi penting agar besarnya jumlah penduduk dapat menjadi kekuatan dalam pembangunan daerah.
Pemkab Cirebon memperkuat pendidikan kependudukan melalui sejumlah kebijakan daerah. Di antaranya Peraturan Bupati Cirebon Nomor 46 Tahun 2025 tentang Peningkatan Sekolah Siaga Kependudukan dan kebijakan pencegahan perkawinan pada usia anak.
Selain itu, pemerintah daerah memiliki Grand Design Pembangunan Kependudukan Kabupaten Cirebon 2021-2045. Kebijakan tersebut menjadi bagian dari arah pembangunan kependudukan daerah dalam jangka panjang.
Imron juga menyebut Pemkab Cirebon mengembangkan inovasi Sedulur Sinau Kependudukan dengan pendekatan kearifan lokal. Program tersebut memungkinkan sekolah yang menjadi model untuk membagikan praktik baik pendidikan kependudukan kepada sekolah lainnya.
“SMP Negeri 2 Palimanan sebagai sekolah model SSK sekaligus episentrum pengimbasan di sekolah,” katanya.
Pemkab Cirebon berharap penguatan pendidikan kependudukan sejak sekolah dapat membentuk generasi yang memahami persoalan kependudukan sekaligus mampu berkontribusi dalam pembangunan daerah. Upaya tersebut menjadi bagian dari persiapan Kabupaten Cirebon menghadapi bonus demografi menuju 2045.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....