Ketua MUI Indramayu Apresiasi Langkah Kapolres Tangani Insiden di Sindang

  • 28 Sep 2026 18:35 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Indramayu – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Indramayu, KH Ahmad Syaerozi Bilal, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kapolres Indramayu. Langkah cepat dan pendekatan dialogis dilakukan kepolisian dalam menangani insiden yang terjadi di wilayah Kecamatan Sindang.

Menurut KH Ahmad Syaerozi Bilal, Kapolres Indramayu memberikan perhatian serius terhadap persoalan tersebut dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat. Keterlibatan ini mencakup tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga para ulama setempat.

Pendekatan dialogis tersebut dinilai penting untuk meredam ketegangan di tengah warga. Selain itu, komunikasi antarkelompok masyarakat dibangun agar persoalan tidak berkembang lebih luas.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada Bapak Kapolres yang telah mampu menangani permasalahan itu. Beliau meluangkan waktu khusus untuk menangani hal ini,” ujar KH Ahmad Syaerozi Bilal, Senin, 28 September 2026.

Beliau menjelaskan, salah satu langkah yang dilakukan yakni mempertemukan unsur masyarakat Madura dengan berbagai pihak terkait. Pertemuan ini bertujuan guna membangun pemahaman bersama mengenai situasi yang sebenarnya terjadi.

Pertemuan tersebut turut melibatkan unsur Ikatan Keluarga Madura (IKAMA), baik dari tingkat pusat, Kabupaten Indramayu, maupun Jawa Barat. Kegiatan tersebut berlangsung dengan lancar di Pondok Pesantren Al-Mu’minin.

Dalam forum tersebut, Kapolres Indramayu menyampaikan penjelasan mengenai situasi dan rangkaian peristiwa yang terjadi. Hal ini dilakukan agar seluruh pihak memperoleh informasi secara utuh serta tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi.

Komunikasi intensif tersebut mendapat respons positif dari masyarakat Madura yang tinggal dan mencari nafkah di Kabupaten Indramayu. KH Ahmad Syaerozi Bilal menekankan pentingnya sikap saling menghormati serta menjaga norma kehidupan sosial.

“Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Kita hidup bersama-sama, mencari rezeki dan menjaga kehidupan yang damai,” katanya.

Upaya menjaga kondusivitas wilayah tidak berhenti pada pertemuan dengan unsur masyarakat Madura saja. Kapolres Indramayu juga menggelar silaturahmi dan dialog bersama tokoh masyarakat serta warga Desa Rambatan Wetan dan Desa Rambatan Kulon.

Dalam pertemuan tersebut, masyarakat diajak bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Warga diminta menahan diri serta mengedepankan komunikasi dan musyawarah dalam menyelesaikan setiap persoalan.

KH Ahmad Syaerozi Bilal menyebut pertemuan tersebut menghasilkan sejumlah titik temu yang dapat diterima masyarakat. Keterlibatan tokoh agama dan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga situasi tetap aman serta mencegah munculnya persoalan lanjutan.

Apresiasi kembali disampaikan kepada Kapolres Indramayu yang dinilai telah mengedepankan pendekatan persuasif dengan merangkul berbagai elemen. Ia berharap masyarakat terus menjaga persatuan dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang memecah kebersamaan.

“Mudah-mudahan Indramayu tetap kondusif, aman dan terkendali, serta menjadi baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur. Kita hidup bersama-sama, mencari rezeki demi bekal ibadah masing-masing,” ucapnya menuturkan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....