Rumah di Indramayu Hangus Dibakar Warga Diduga Gangguan Jiwa

  • 20 Sep 2026 18:35 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Indramayu – Sebuah rumah milik Muhamad di Desa Dermayu, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu hangus terbakar pada Minggu, 20 September 2026 sekira pukul 00.00 WIB. Peristiwa kebakaran tersebut diduga dipicu oleh aksi pembakaran sengaja oleh warga yang mengidap gangguan kejiwaan.

Berdasarkan keterangan petugas Damkar Mako Indramayu dan tokoh masyarakat setempat, insiden bermula dari perselisihan paham antara kakak Subhan dan adik Ibu Apip. Perselisihan tersebut memicu emosi pelaku hingga langsung membakar kain dan membuangnya ke tempat tidur.

Api dengan cepat menjalar dan membesar karena mengenai barang-barang yang mudah terbakar di dalam ruangan. Sekitar pukul 11.30 WIB, seorang remaja di sekitar lokasi melihat kobaran api dan warga segera melapor ke petugas pemadam kebakaran.

Mendapat laporan dari warga, regu pemadam kebakaran Mako Indramayu langsung diterjunkan menuju tempat kejadian perkara. Sebanyak 10 petugas dan satu armada pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan kobaran api.

Petugas langsung melakukan pemadaman serta pendinginan pada titik-titik api yang berpotensi menyala kembali. Kebakaran akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya setelah penanganan intensif selama 45 menit bersama warga setempat.

Pihak pemadam kebakaran memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden kebakaran rumah tersebut. "Api berhasil dipadamkan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran itu, kerugian materil ditafsir sekira 150 Juta," ujar Danru II Mako Indramayu, Aan Anjasmara, dalam laporan tertulisnya.

Sementara itu, pihak berwenang setempat masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kebakaran. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kronologi rinci peristiwa pembakaran rumah milik warga bernama Muhamad tersebut.

Menanggapi kejadian ini, Pihak Damkar Kabupaten Indramayu mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi timbulnya titik api. Imbauan tersebut disampaikan mengingat risiko kebakaran cenderung meningkat pada musim kemarau saat ini.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....