Sempat Dikira Keracunan, 15 Santri di Kuningan Ternyata Terserang Flu

  • 28 Sep 2026 18:10 WIB
  •  Cirebon
Poin Utama
  • Belasan santri dari pondok pesantren di Kecamatan Pancalang, Kabupaten Kuningan, dilarikan ke RSUD Linggajati pada Jumat 25 September 2026 malam.
  • Hasil pemeriksaan medis membantah dugaan keracunan makanan yang sempat beredar di masyarakat.
  • Ke-15 santri tersebut mengalami gejala demam disertai batuk dan pilek, menunjukkan kemungkinan infeksi saluran pernapasan.

RRI.CO.ID, Kuningan - Kabar dugaan keracunan makanan sempat beredar setelah belasan santri sebuah pondok pesantren di Kecamatan Pancalang, Kabupaten Kuningan, dilarikan ke RSUD Linggajati pada Jumat, 25 September 2026 malam. Namun, hasil pemeriksaan medis membantah dugaan tersebut karena 15 santri yang datang hampir bersamaan ternyata mengalami demam disertai batuk dan pilek.

Direktur RSUD Linggajati Kuningan, dr. Eva Maya, menegaskan para santri tidak menunjukkan gejala yang mengarah pada keracunan makanan. "Berdasarkan hasil diagnosis medis, total ada 15 santri yang terserang demam disertai batuk dan pilek dalam waktu yang hampir bersamaan," ujar Eva Maya, Senin, 28 September 2026.

Baca juga: Target Pendapatan Seluruh RSUD Kuningan Anjlok Rp13 Miliar

Kedatangan belasan santri dalam waktu hampir bersamaan sempat membuat pelayanan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) rumah sakit cukup padat. Kondisi tersebut kemudian memicu kekhawatiran dan memunculkan informasi mengenai dugaan keracunan massal di masyarakat.

Setelah menjalani pemeriksaan dan mendapat penanganan medis, kondisi para santri berangsur membaik. Hingga Jumat malam, seluruh pasien dinyatakan dalam kondisi stabil dan diperbolehkan kembali ke pondok pesantren.

Untuk membantu kepulangan para santri, Polsek Pancalang mengerahkan dua kendaraan patroli guna mengantar mereka kembali ke pesantren. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh santri dapat kembali ke lingkungan pondok dengan aman.

Pihak rumah sakit mengingatkan pengurus pesantren agar tetap memperhatikan kondisi kesehatan para santri, terutama kebersihan lingkungan dan daya tahan tubuh. Pola makan bergizi, istirahat yang cukup, serta konsumsi air putih dinilai penting untuk menjaga kondisi tubuh dan mengantisipasi penularan penyakit saluran pernapasan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....