KAI Daop 3 Cirebon Latih 112 Petugas untuk Perkuat Keselamatan
- 30 Agt 2026 12:31 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon – KAI Daop 3 Cirebon memperkuat keselamatan di perlintasan sebidang melalui peningkatan kompetensi dan kedisiplinan petugas penjaga perlintasan. Sebanyak 112 peserta mengikuti pelatihan yang terbagi dalam dua batch pada Rabu, 28 Agustus hingga Kamis, 3 September 2026.
Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon Muhibbuddin mengatakan kompetensi, kedisiplinan, dan kepatuhan terhadap prosedur menjadi faktor penting dalam menjaga keselamatan di perlintasan sebidang. Menurutnya, kesiapan petugas perlu terus ditingkatkan agar prosedur penjagaan dapat dilaksanakan secara tepat dan konsisten.
“Keselamatan di perlintasan sebidang tidak hanya bergantung pada sarana dan prasarana, tetapi juga pada kesiapan dan kedisiplinan petugas yang menjalankan tugas di lapangan. Karena itu, KAI Daop 3 Cirebon terus mengoptimalkan kompetensi petugas agar setiap prosedur penjagaan perlintasan dapat dijalankan secara tepat, disiplin, dan konsisten,” ujarnya yang dikutip dari press release KAI Daop 3 Cirebon pada Sabtu, 29 Agustus 2026.
Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan materi mengenai tata cara penjagaan perlintasan dan keselamatan kerja. Peserta juga dibekali pemahaman mengenai pentingnya menjalankan tugas sesuai Standard Operating Procedure atau SOP.
Selain materi teknis, pelatihan turut memberikan pemahaman mengenai Identitas, Nilai-Nilai, dan Budaya Perusahaan. Peserta juga mendapatkan penguatan wawasan kebangsaan melalui penerapan nilai-nilai Wawasan Nusantara.
Muhibbuddin menilai penguatan kompetensi tersebut menjadi bagian dari upaya membangun pekerja yang tangguh dan berintegritas. Ia berharap peserta tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.
“Kami berharap para peserta tidak hanya memiliki kemampuan teknis yang baik, tetapi juga memiliki karakter yang tangguh, integritas, rasa tanggung jawab, dan kepedulian terhadap lingkungan kerja. Kedisiplinan dan kepatuhan terhadap SOP harus menjadi budaya dalam setiap pelaksanaan tugas karena keselamatan merupakan tanggung jawab bersama,” ucapnya.
KAI juga memberikan pemahaman mengenai kewaspadaan terhadap berbagai potensi ancaman yang dapat mengganggu keamanan lingkungan kerja. Peserta diarahkan untuk mampu mengenali potensi risiko sejak dini dan menjaga lingkungan kerja tetap aman serta kondusif.
“Kewaspadaan bukan berarti menciptakan rasa takut, melainkan membangun kepedulian dan kemampuan untuk mengenali potensi risiko sejak dini. Dengan pemahaman yang baik, seluruh pekerja dapat bersama-sama menjaga lingkungan kerja yang aman dan mendukung kelancaran operasional kereta api,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....