Dishub Kota Cirebon Petakan Titik Kepadatan Lalu Lintas
- 16 Sep 2026 17:50 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon – Dinas Perhubungan Kota Cirebon memetakan sejumlah titik yang mengalami kepadatan akibat tingginya bangkitan dan tarikan perjalanan. Kondisi tersebut tidak hanya dipicu aktivitas pusat perbelanjaan, tetapi juga sekolah dan infrastruktur transportasi lainnya.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Cirebon, Gunawan, ATD., DEA., mengatakan salah satu titik yang menjadi perhatian berada di kawasan pusat perbelanjaan Asia - Surya. Kepadatan di kawasan tersebut terjadi sejak pusat perbelanjaan mulai beroperasi hingga malam hari.
“Kalau kita lihat pakai Google Maps merah, setiap jam 9 pagi pada saat toko-toko itu buka sampai malam pada saat toko tutup,” ujarnya dalam program Dialog Cirebon Menyapa edisi Rabu, 16 September 2026.
Baca juga: Dishub Kota Cirebon Usulkan Pengaktifan Lampu Lalu Lintas di Kalitanjung
Baca juga: Dishub Kota Cirebon Tangani Andalalin Pembangunan di Jalan Kota
Menurutnya, kepadatan juga terjadi di sejumlah sekolah pada jam masuk dan pulang sekolah. Kondisi tersebut dipengaruhi penggunaan akses masuk dan keluar yang sama serta kedatangan siswa pada waktu yang hampir bersamaan.
Dishub Kota Cirebon menangani kondisi tersebut melalui manajemen dan rekayasa lalu lintas. Salah satunya dengan menempatkan petugas pengatur lalu lintas pada pagi hari di sekolah yang berada di jalan protokol.
Sementara di kawasan pusat perbelanjaan, Dishub mendorong pengaturan penggunaan trotoar dan parkir agar tidak menghambat arus kendaraan. Penanganan serupa sebelumnya diterapkan di kawasan depan Grage dan dinilai mampu mengurangi hambatan lalu lintas.
“Untuk yang di pusat perbelanjaan, kita berusaha mengatur, misalnya perlu adanya pemagaran supaya tidak adanya hambatan akibat penggunaan trotoar dan parkir di badan jalan,” katanya.
Baca juga: Pertumbuhan Bisnis di Cirebon Perlu Diimbangi Kelancaran Transportasi
Gunawan menambahkan, Dishub juga tengah mengkaji rekayasa arus lalu lintas di kawasan Asia - Surya untuk memecah konsentrasi kendaraan. Salah satu opsi yang dikaji adalah perubahan arah arus di Jalan Sukalila Selatan dan Jalan Kebonblimbing agar kendaraan dari kawasan Alun-Alun memiliki alternatif menuju Jalan Pagongan tanpa seluruhnya melewati kawasan pusat perbelanjaan.
Rencana tersebut masih dalam tahap pengkajian untuk memastikan rekayasa lalu lintas dapat mengurangi beban kendaraan di kawasan tersebut. Dishub juga terus menyesuaikan penanganan berdasarkan karakteristik masing-masing titik bangkitan dan tarikan perjalanan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....