Pemuda Indramayu Maksimalkan Lahan lewat Pertanian
- 16 Sep 2026 07:15 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Indramayu – Generasi muda di Desa Sliyeg Lor, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu, kini memilih mengembangkan lahan pertanian milik orang tua mereka. Langkah regenerasi ini terbukti mampu menembus pasokan 1 hingga 2 ton mangga per minggu ke supermarket di Jakarta dan Bandung.
Ketua Kelompok Salam Tani, Erwin Wiguna, tergerak mengubah stigma profesi petani di mata pemuda perdesaan. Ia ingin membuktikan bahwa potensi lahan lokal mampu memberikan kesejahteraan yang tak kalah dari pekerjaan di luar daerah maupun luar negeri.
Erwin membagikan latar belakang para pemuda desa yang pernah bekerja di berbagai daerah dan mancanegara sebelum akhirnya kembali ke kampung halaman. Ia berharap potensi kebun keluarga dapat dioptimalkan secara maksimal tanpa harus merantau jauh.
"Beberapa eks yang cowok cowok ini pernah keluar, ada yang di Jepang, ada yang Taiwan, ada yang di Korea, enggak semua. Ada yang dia di Papua gitu bekas Project tapi orangnya punya kebun semua disini. Begitu jadi harapannya ga perlu keluar lagi karena memang desa kami itu ya salah satunya tujuan sekarang keluar SMA itu ke Korea, Jepang, Taiwan, jadi kami yang pernah kesana pengennya mengembangkan bagaimana supaya bisa mengolah lahan yang dimiliki orang tua kami," kata Erwin, Selasa, 15 September 2026.
Baca juga: Griya Rasa Berdayakan Purna PMI lewat Olahan Mangga
Semangat ini mendorong Erwin dan rekan-rekannya merangkul serta membagikan ilmu teknik budidaya modern kepada masyarakat sekitar. Langkah transfer pengetahuan ini dilakukan secara konsisten melalui pendampingan program lapangan.
“Kalau untuk yang langsung teknis itu beberapa mitra kami di data kami itu kurang lebih di delapan puluh petani mangga yang sudah kami dampingi,” ucapnya menambahkan.
Baca juga: Petani Milenial Indramayu Terapkan UHDP dan Greenhouse
Program edukasi pertanian terpadu ini bahkan telah menjangkau ratusan petani muda dari berbagai daerah di Indonesia. Model pengelolaan tersebut menciptakan daya tarik baru bagi generasi milenial untuk terjun ke sektor pertanian.
Sektor pertanian yang dulunya dipandang sebelah mata kini menjadi lapangan kerja utama yang menjanjikan bagi pemuda lokal. Keberhasilan gerakan ini menjadi bukti nyata pentingnya regenerasi petani demi menjaga ketahanan pangan nasional.
Sektor pertanian yang dulunya dipandang sebelah mata kini menjadi lapangan kerja utama yang menjanjikan bagi pemuda lokal. Keberhasilan gerakan ini menjadi bukti nyata pentingnya regenerasi petani demi menjaga ketahanan pangan nasional.
Penulis: Rahma Aulia
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....