Praktisi Komunikasi Dorong Masyarakat Lebih Kritis Menyikapi Informasi

  • 11 Sep 2026 15:05 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Masyarakat perlu bersikap skeptis saat menerima informasi agar tidak langsung mempercayai kebenaran sebuah berita. Sikap tersebut dapat dilakukan dengan membandingkan informasi dari berbagai sumber, baik media sosial maupun media arus utama.

Praktisi Komunikasi, Dr. Arief Rahman, S.Sos., M.Si., mengatakan sikap skeptis menjadi langkah awal dalam mengedukasi dan meningkatkan literasi masyarakat terhadap informasi. Menurutnya, keraguan dapat mendorong masyarakat mencari informasi serupa dari sumber yang berbeda.

Arief menjelaskan, masyarakat dapat membandingkan informasi dari media sosial dengan media arus utama seperti radio, televisi, dan surat kabar. Setelah memperoleh informasi dari berbagai sumber, masyarakat perlu menimbang kebenarannya berdasarkan pengetahuan yang dimiliki.

“Ketika kita mendapatkan sebuah berita, yang pertama kali mungkin harus dimunculkan adalah sikap skeptis kita, sikap ragu atau ketidakpercayaan,” ujarnya kepada RRI Kamis, 10 September 2026.

Ia menilai informasi yang telah divalidasi secara kelembagaan dapat menjadi rujukan yang lebih tepat bagi masyarakat. Menurutnya, lembaga media dapat dimintai pertanggungjawaban apabila terdapat kesalahan dalam penyampaian informasi.

“RRI dan lembaga-lembaga lainnya kan kita bisa tegur mereka ketika salah dalam memberikan informasi, dibanding dengan individu di media-media sosial, itu agak susah,” katanya.

Arief juga mengingatkan adanya kecenderungan masyarakat mencari informasi yang sesuai dengan pendapat atau kepercayaan yang sudah dimiliki. Karena itu, kebiasaan membandingkan informasi dan mempertimbangkan sumber yang berbeda penting untuk membantu masyarakat memperoleh informasi yang lebih valid.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....