Majalengka Berpeluang Kirim Ribuan Pekerja Pertanian ke Korea

  • 08 Sep 2026 09:10 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Majalengka - Pemerintah Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, tengah menjajaki peluang pengiriman tenaga kerja sektor pertanian ke Korea Selatan. Penjajakan dilakukan melalui rencana kerja sama dengan Kabupaten Yeongam untuk memenuhi kebutuhan pekerja musiman di bidang agrikultur.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (DK2UKM) Kabupaten Majalengka, H. Solehudin, mengatakan peluang tersebut dibahas bersama Balai Latihan Kerja (BLK) Brebes. "Kemarin sudah ada tawaran. Kita bertemu dengan teman dari BLK Brebes terkait program pekerja musiman 7.000 orang untuk ke Korea," ujar Solehudin, Selasa, 8 September 2026.

Menurut Solehudin, kebutuhan hingga 7.000 pekerja tersebut masih dalam tahap pemetaan. Pemerintah dan pihak terkait tengah mencari daerah yang memiliki karakteristik serta kultur pertanian yang sesuai dengan kebutuhan Kabupaten Yeongam.

Sejumlah daerah yang masuk dalam penjajakan antara lain Majalengka, Garut, dan Cianjur, yang dikenal memiliki potensi sektor pertanian dan sentra sayuran. "Mereka akan mencari daerah yang budaya dan kultur pekerjaannya hampir sama dengan Majalengka. Katanya akan mencari ke Garut dan Cianjur yang memang sentra-sentra sayuran," katanya.

Meski demikian, Solehudin menegaskan belum ada kuota khusus bagi pekerja asal Majalengka. Angka 7.000 merupakan kebutuhan tenaga kerja yang masih akan dibagi berdasarkan hasil pemetaan dan kesesuaian masing-masing daerah.

Pemkab Majalengka, lanjutnya, menyambut peluang tersebut dengan catatan proses penempatan tenaga kerja harus berlangsung secara legal, transparan, dan memberikan perlindungan kepada pekerja. "Yang penting bagaimana kemudian masyarakat kami bisa bekerja, terlindungi, segala sesuatunya legalitasnya jelas. Kita akan terima dan kita akan sandingkan," ujarnya.

Solehudin berharap Majalengka dapat memperoleh porsi besar apabila kerja sama tersebut terealisasi. Pemkab kini masih mengumpulkan informasi dan memetakan potensi tenaga kerja yang dapat disiapkan. "Kalau bisa Majalengka yang banyak," katanya.

Rencana kerja sama tersebut selanjutnya akan dikomunikasikan dengan Bupati Majalengka untuk membahas langkah lanjutan, termasuk kesiapan calon pekerja dan mekanisme penempatan tenaga kerja ke Korea Selatan. Hingga kini, belum ada kepastian jumlah pekerja asal Majalengka yang akan diberangkatkan. Proses masih berada pada tahap penjajakan dan pemetaan kebutuhan tenaga kerja pertanian di Kabupaten Yeongam, Korea Selatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....