Pendataan Berbasis Data Jadi Strategi Cegah Anak Putus Sekolah
- 28 Agt 2026 11:15 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon – Kondisi ekonomi keluarga menjadi salah satu perhatian dalam memastikan anak-anak Indramayu tetap memperoleh akses pendidikan. Pemerintah melakukan pendataan dan verifikasi untuk menjangkau keluarga yang paling membutuhkan dukungan pendidikan.
Plt. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Indramayu, Waskam, ST. MSi., mengatakan calon siswa Sekolah Rakyat ditentukan berdasarkan data kesejahteraan keluarga. Data tersebut kemudian diverifikasi langsung untuk memastikan kondisi calon penerima sesuai keadaan sebenarnya.
“Jadi kita buat yang yang sudah berjalan gitu,” ujarnya kepada RRI, Kamis, 27 Agustus 2026. Pendekatan tersebut juga diterapkan dalam pemberian dukungan ekonomi kepada keluarga siswa melalui usaha yang telah berjalan.
Waskam menjelaskan, proses rekrutmen Sekolah Rakyat tidak dilakukan melalui pengumuman terbuka kepada masyarakat. Pemerintah menggunakan basis data untuk menentukan keluarga yang masuk kategori paling membutuhkan bantuan.
Setelah memperoleh data awal, petugas pendamping PKH melakukan kunjungan langsung kepada calon keluarga penerima. Verifikasi tersebut bertujuan memastikan kondisi sosial ekonomi keluarga sesuai informasi dalam data pemerintah.
Menurut Waskam, calon siswa berasal dari keluarga yang berada pada kelompok desil satu dan desil dua. Kelompok tersebut menjadi prioritas karena mencakup masyarakat dengan kondisi ekonomi paling kurang mampu.
Strategi berbasis data dan verifikasi lapangan diharapkan mencegah anak kehilangan kesempatan memperoleh pendidikan. Sekolah Rakyat diharapkan menjadi ruang pendidikan sekaligus upaya pemerintah memutus rantai kemiskinan keluarga.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....