Keamanan Hasil Perikanan Dijaga melalui Pengawasan Berkelanjutan
- 26 Agt 2026 18:00 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon – Keamanan ikan yang dikonsumsi masyarakat menjadi perhatian penting seiring meningkatnya kebutuhan terhadap hasil perikanan. Pengawasan mutu dilakukan sejak bahan baku diperoleh hingga produk sampai kepada konsumen.
Inspektur Mutu Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Kiki Puspita Amalia, mengatakan pengawasan mencakup seluruh rantai produksi. Menurutnya, bahan baku dapat berasal dari kegiatan budidaya maupun penangkapan sebelum memasuki proses distribusi.
“Jadi memang kita dari KKP itu menjamin ya, from farm to table gitu,” ujarnya kepada RRI, Rabu, 26 Agustus 2026. Pengawasan kemudian dilakukan melalui berbagai tahapan untuk memastikan produk perikanan memenuhi persyaratan keamanan.
Kiki menjelaskan, hasil perikanan dapat melalui unit pengolahan ikan, pemasok, distributor, maupun langsung menuju pasar. Setiap tahapan membutuhkan pengendalian agar kualitas produk tetap terjaga sebelum dikonsumsi masyarakat.
Menurutnya, pengawasan tidak berhenti setelah pelaku usaha mendapatkan sertifikasi jaminan mutu dari pemerintah. Pemeriksaan lanjutan melalui surveillance dilakukan untuk memastikan standar tetap diterapkan secara konsisten.
Proses tersebut menjadi bagian penting dalam memberikan perlindungan kepada konsumen dari produk perikanan yang tidak memenuhi ketentuan. Pengawasan juga diperlukan untuk mempertahankan kepercayaan masyarakat terhadap keamanan hasil perikanan yang beredar.
Kiki menilai jaminan mutu harus menjadi perhatian bersama antara pemerintah dan pelaku usaha perikanan. Kesadaran tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas produk sekaligus memperkuat daya saing perikanan nasional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....