Sekolah Demokrasi Dorong Generasi Muda Pahami Pentingnya Pemilu
- 25 Agt 2026 04:10 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon – Pendidikan demokrasi sejak sekolah diharapkan mampu mencegah sikap pragmatis generasi muda dalam menggunakan hak pilih. Upaya tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai arti penting partisipasi dalam pemilu.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon, H. Ronianto, mengatakan pemilu harus dipahami sebagai proses menentukan arah pemerintahan. Menurutnya, pendidikan demokrasi perlu diberikan sejak dini agar siswa memahami konsekuensi dari pilihan politiknya.
“Ya, itu yang tadi disampaikan bahwa kami berharap dengan kegiatan sekolah demokrasi ini mereka tidak pragmatis ya terhadap pemilu, gitu,” ujarnya kepada RRI, Senin, 24 Agustus 2026. Ronianto menilai pemahaman tersebut penting karena masih terdapat pandangan masyarakat yang menganggap memilih tidak memberikan manfaat langsung.
Ia mengatakan sebagian masyarakat masih mempertimbangkan keuntungan materi ketika memutuskan berpartisipasi dalam pemilihan umum. Karena itu, pendidikan demokrasi di sekolah diharapkan membangun kesadaran bahwa memilih merupakan tanggung jawab masyarakat.
Menurut Ronianto, keputusan masyarakat pada satu hari pemungutan suara dapat menentukan pemerintahan selama lima tahun berikutnya. Pemahaman tersebut diharapkan menjadi dasar bagi generasi muda untuk menggunakan hak pilih secara bertanggung jawab.
Sekolah Demokrasi Caruban Nagari menjadi salah satu ruang pembelajaran untuk membangun kesadaran tersebut sejak usia sekolah. Siswa yang mengikuti kegiatan diharapkan memahami pentingnya pemilu sekaligus mampu mengedukasi lingkungan keluarganya.
Ronianto mengatakan pendidikan demokrasi dapat memberikan manfaat lebih luas apabila pengetahuan siswa diteruskan kepada keluarga. Anak-anak diharapkan dapat mengingatkan orang tua mengenai pentingnya menggunakan hak pilih dalam pemilu mendatang.
“Itu yang diharapkan. Jadi itu pendidikan seperti itu dan itu harus dimulai dari sejak dini,” ucapnya. Dengan demikian, pendidikan demokrasi tidak hanya membentuk pemilih muda yang memahami prosedur, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap demokrasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....