Pendidikan Demokrasi sejak Dini Disiapkan untuk Pemilih Pemula 2029
- 25 Agt 2026 04:11 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon – Sekolah Demokrasi Caruban Nagari dinilai dapat memperkuat literasi politik siswa melalui pembelajaran demokrasi secara lebih mendalam. Program tersebut diharapkan melengkapi pengetahuan siswa yang selama ini diperoleh melalui pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon, H. Ronianto, mengatakan pemahaman siswa mengenai demokrasi perlu diperluas melalui pengalaman pembelajaran langsung. Menurutnya, siswa tidak cukup hanya mengetahui bahwa lembaga legislatif dipilih masyarakat melalui proses pemilihan umum.
“Pengetahuan mereka selama ini di sekolah mungkin di dalam pembelajaran PKN tentunya ada, namun tidak sampai mendalam, gitu. Tidak sampai mendasar,” ujarnya kepada RRI, Senin, 24 Agustus 2026. Ia menjelaskan pembelajaran sekolah selama ini lebih banyak memberikan pemahaman umum mengenai sistem demokrasi kepada peserta didik.
Melalui Sekolah Demokrasi Caruban Nagari, siswa diharapkan memahami berbagai tingkatan lembaga legislatif secara lebih konkret. Materi tersebut mencakup DPR RI, DPRD provinsi, DPRD kabupaten, daerah pemilihan, serta jumlah kursi yang tersedia.
Ronianto mengatakan pemahaman mengenai daerah pemilihan menjadi salah satu pengetahuan penting bagi calon pemilih pemula. Menurutnya, pemahaman teknis tersebut dapat membantu siswa mengenali proses pemilu ketika nantinya menggunakan hak pilih.
Program tersebut menyasar siswa SMP yang diproyeksikan menjadi pemilih pemula pada pelaksanaan Pemilu 2029 mendatang. Karena itu, pendidikan demokrasi sejak sekolah dinilai menjadi investasi penting dalam meningkatkan kualitas partisipasi masyarakat.
Ronianto berharap siswa yang mengikuti kegiatan mampu menyampaikan kembali pengetahuan kepada teman sebaya di sekolah. Ia mengatakan penyebaran informasi tersebut penting karena peserta Sekolah Demokrasi Caruban Nagari hanya berasal dari sejumlah sekolah.
“Jadi kami berharap diseminasinya itu berjalan juga karena sekolah demokrasi ini sasarannya kan hanya beberapa siswa, gitu, tidak menyeluruh dari beberapa sekolah,” ucapnya. Dengan pola tersebut, literasi demokrasi diharapkan berkembang melalui pendidikan teman sebaya di lingkungan satuan pendidikan.
Upaya tersebut menjadi bagian dari penguatan pendidikan demokrasi bagi generasi muda Kabupaten Cirebon secara berkelanjutan. Dinas Pendidikan berharap pemilih pemula memiliki pengetahuan memadai sebelum menentukan pilihan politiknya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....