Koperasi Dorong Sinergi Permodalan untuk Kurangi Ketergantungan Tengkulak

  • 22 Agt 2026 13:30 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Koperasi Wijaya Rasa Kusuma Kabupaten Cirebon mendorong sinergi permodalan dengan KDKMP untuk memperkuat petambak. Kemitraan tersebut diharapkan membuka akses pembiayaan sekaligus mengurangi ketergantungan petambak terhadap tengkulak.

Ketua Koperasi Wijaya Rasa Kusuma Kabupaten Cirebon, Saefullah Saefudin, mengatakan kebutuhan modal menjadi persoalan utama produksi garam. Menurutnya, keterbatasan modal berpotensi membuat petambak terikat kepada tengkulak yang memberikan pembiayaan dengan tekanan harga.

“Memang kita itu permodalan sih, Bu. Semua juga butuh,” ucapnya kepada RRI, Kamis, 20 Agustus 2026. Kondisi tersebut mendorong koperasi mencari peluang pembiayaan yang dapat membantu petambak menjalankan produksi secara mandiri.

Baca juga: Koperasi Atur Pemanfaatan Sarana Produksi Garam Sesuai Luas Lahan Petambak

Saefullah mengatakan kerja sama dengan KDKMP berpeluang mendukung kebutuhan modal koperasi produsen garam. Sinergi tersebut dapat menjadi alternatif pembiayaan apabila skema permodalan KDKMP berjalan sesuai kebutuhan petambak.

“Iya, mulai banyak yang bikin garam mandiri tanpa dia minta dana sama tengkulak,” ujarnya. Kondisi tersebut membuat petambak lebih leluasa memilih pembeli berdasarkan harga yang dinilai lebih menguntungkan.

Baca juga: Efektivitas Sarpras Meningkatkan Produktivitas dan Kualitas Garam

Koperasi berupaya menjadi penghubung agar petambak memperoleh pembiayaan sekaligus memiliki keleluasaan menjual hasil panen. Saefullah menyebut sebagian petambak kini mulai memproduksi garam secara mandiri tanpa meminta dana kepada tengkulak.

Sinergi permodalan diharapkan memperkuat posisi koperasi sekaligus memutus rantai perdagangan yang merugikan petambak garam lokal. Langkah tersebut sekaligus diarahkan untuk meningkatkan kemandirian petambak dalam mengelola produksi dan pemasaran hasil garam.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....