Baznas Kabupaten Cirebon Cari Sumber Baru Penghimpunan ZIS

  • 22 Agt 2026 10:45 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Penurunan kontribusi zakat dari Aparatur Sipil Negara (ASN) mendorong BAZNAS Kabupaten Cirebon untuk mencari sumber penghimpunan baru. Kondisi tersebut muncul seiring bertambahnya ASN yang memasuki masa purna bakti dan perubahan komposisi pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cirebon.

Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Cirebon, Dr. H. Sigit Nurhendi, SE, ME, C.Ht, menyebut zakat ASN selama ini masih menjadi penopang utama penghimpunan ZIS. Sekitar 80 persen penerimaan zakat BAZNAS Kabupaten Cirebon berasal dari ASN.

"Memang setiap tahun penerimaan zakat dari ASN ini berkurang seiring dengan banyaknya ASN yang purna bakti. Kemudian pemerintah membuat langkah, karyawan ini dengan ASN PPPK sedangkan ASN PPPK ini belum ada regulasi untuk gerakan zakatnya seperti ASN" ujarnya pada Rabu, 19 Agustus 2026.

Baca juga: Baznas Kabupaten Cirebon Targetkan Penghimpunan ZIS Rp19 Miliar pada 2026

Kondisi tersebut mengharuskan BAZNAS untuk tidak terus bergantung pada satu sumber penerimaan. Kehadiran ASN Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) juga menjadi salah satu tantangan karena belum adanya regulasi gerakan zakat seperti yang berlaku pada ASN sebelumnya.

Sebagai langkah antisipasi, BAZNAS mulai memperluas skema penghimpunan melalui berbagai program. Lembaga tersebut mengembangkan gerakan infak dan sedekah, infak calon pengantin, infak calon jemaah haji, hingga layanan infak secara daring.

"Kita tidak menyerah untuk hanya mengandalkan dari zakat ASN. Kita membuka terobosan terkait dengan gerakan infaq sedekah"ujarnya.

Selain mengembangkan program yang menyasar pada masyarakat luas, BAZNAS melihat peluang penghimpunan dari perusahaan, lembaga profesi, serta kelompok masyarakat lainnya. Perluasan tersebut diharapkan dapat membentuk ekosistem ZIS yang lebih beragam.

Ia menilai penganekaragaman sumber penghimpunan menjadi langkah penting untuk menjaga keberlanjutan dana ZIS. Dengan semakin banyak kelompok yang terlibat, BAZNAS dapat mengoptimalkan potensi dana sosial keagamaan masyarakat Kabupaten Cirebon tanpa bergantung pada satu kelompok tertentu.

Penulis: Rahma Aulia (Mahasiswi IPB University)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....