Baznas Kabupaten Cirebon Targetkan Penghimpunan ZIS Rp19 Miliar pada 2026

  • 22 Agt 2026 10:40 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Cirebon mematok target penghimpunan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) sebesar Rp19 miliar pada tahun 2026 ini. Hingga penutupan semester pertama, realisasi penerimaan dana umat tersebut telah berhasil menyentuh angka hampir Rp8 miliar.

Wakil Ketua III Bidang Perencanaan, Pelaporan, dan Keuangan Baznas Kabupaten Cirebon, Dr. H. Sigit Nurhendi, SE., ME., C.Ht mengungkapkan, sumber penerimaan zakat selama ini masih didominasi oleh kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cirebon dengan porsi mencapai 80 persen.

Kendati demikian, penerimaan zakat dari pos ASN diakui terus mengalami penurunan setiap tahunnya. Kondisi ini dipicu oleh banyaknya pegawai negeri yang memasuki masa purna bakti atau pensiun.

Di sisi lain, pengisian kekosongan formasi pegawai saat ini banyak dialihkan ke skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Namun hingga kini, belum ada payung regulasi khusus yang mengatur pemotongan zakat bagi kalangan PPPK layaknya ASN terdahulu.

"Target pencapaian ZIS kita tahun ini sebesar Rp19 miliar, dan di semester awal sudah terhimpun sekitar hampir Rp8 miliar. Penurunan dari pos ASN memang cukup terasa dampaknya, tetapi kami terus mengupayakan beragam terobosan baru dan optimis target Rp19 miliar tersebut bisa terealisasi," ujar Sigit saat memberikan keterangan, Rabu, 19 Agustus 2026.

Menyikapi tantangan tersebut, ia membeberkan bahwa Baznas Kabupaten Cirebon gencar meluncurkan berbagai terobosan untuk mendongkrak penerimaan dari sektor non-ASN. Salah satunya dengan memperluas gerakan infak dan sedekah yang menyasar calon pengantin hingga calon jemaah haji.

Selain itu, optimalisasi juga dilakukan melalui penguatan program infak bertajuk "tersenyum" serta penyediaan kanal layanan infak digital secara daring. Inovasi ini disiapkan guna memudahkan masyarakat luas menyalurkan kewajiban keagamaannya secara praktis dan transparan.

Ke depan, Baznas memproyeksikan perluasan kerja sama penghimpunan dana ZIS dengan menggandeng berbagai sektor perusahaan swasta, badan usaha, hingga lembaga profesi yang tersebar di wilayah Kabupaten Cirebon. Ia optimis dengan terobosan-terobosan baru yang mulai berjalan ini, target penerimaan sebesar Rp19 miliar dapat terealisasi optimal hingga penghujung tahun demi menopang program pengentasan kemiskinan di daerah.

Penulis: Sabila Nurul Fadlillah (Mahasiswi Universitas Pendidikan Indonesia)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....