Resmi Dibuka, Konferprov PWI Jabar 2026 Dorong Jurnalisme Bermartabat

  • 12 Agt 2026 16:19 WIB
  •  Cirebon
Poin Utama
  • Konferprov PWI Jawa Barat 2026 resmi dibuka di Kota Bandung pada Rabu 12 Agustus 2026 dengan kehadiran Wali Kota Bandung Muhammad Farhan dan tokoh penting daerah lainnya.
  • Acara ini mempertemukan dua calon ketua yang telah ditetapkan, yaitu H. Hardiyansyah dan Tantan Sulthon Bukhawan, menjadikan momentum ini penting bagi organisasi PWI Jawa Barat.
  • Tokoh-tokoh daerah seperti Ketua DPRD Kota Bandung Asep Mulyadi dan Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Buky Wibawa Karya Guna turut hadir untuk memberikan dukungan pada acara pembukaan.

RRI.CO.ID, Kuningan - Konferensi Provinsi (Konferprov) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Barat Tahun 2026 secara resmi dibuka di Kota Bandung, Rabu 12 Agustus 2026. Acara pembukaan ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, serta sejumlah tokoh penting daerah, di antaranya Ketua DPRD Kota Bandung Asep Mulyadi dan Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Buky Wibawa Karya Guna.

Konferprov PWI Jabar 2026 menjadi momentum penting karena mempertemukan dua calon ketua yang telah ditetapkan, yakni H. Hardiyansyah dan Tantan Sulthon Bukhawan.

Melalui penyelenggaraan pesta demokrasi lima tahunan ini, para pemangku kepentingan berharap lahir kepemimpinan PWI Jawa Barat yang solid, mampu meningkatkan kapasitas wartawan, serta mengawal jurnalisme yang sehat dan bermartabat di Tatar Pasundan.

Dalam sambutannya, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menyampaikan harapannya agar ajang ini dapat melahirkan arah kepemimpinan baru yang kuat dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

"Konferensi ini harus bisa melahirkan kepemimpinan PWI Jawa Barat yang solid, yang bisa mempertahankan dan meningkatkan kembali jurnalisme yang sehat, kredibel, serta bermartabat untuk Jawa Barat," ujar Farhan.

Sementara itu, Ketua Bidang Organisasi PWI Pusat, Zulkifli Gani Ottoh, S.H., yang hadir mewakili Pengurus Pusat PWI, menyampaikan beberapa poin krusial terkait kebijakan organisasi dan perlindungan hak-hak anggota.

Zulkifli menjelaskan PWI Pusat saat ini telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) khusus untuk memfasilitasi program pra-aktivasi Kartu Tanda Anggota (KTA). Program ini ditujukan untuk memudahkan pemulihan status keanggotaan bagi para wartawan yang kartunya telah gugur atau mati sebelum tahun 2026.

"Prinsip kami di Pengurus Pusat adalah memelihara anggota, bukan mematikan keanggotaan. Satgas yang dibentuk siap memproses pemulihan KTA agar hak-hak wartawan tetap terlindungi," tegasnya.

Ia juga menggarisbawahi aturan organisasi terkait perpanjangan maupun peningkatan status keanggotaan di daerah. Apabila permohonan anggota dari tingkat Kabupaten/Kota maupun Kota Bandung mengalami hambatan di tingkat Pengurus Provinsi, anggota diberikan ruang resmi untuk menyurat langsung ke Dewan Kehormatan Provinsi (DKP). DKP nantinya berwenang menegur pengurus daerah atau bahkan mengusulkan langsung proses perpanjangan tersebut ke Pengurus Pusat.

Terkait pelaksanaan pemilihan ketua, Zulkifli mengonfirmasi bahwa dua nama yang bertarung, H. Hardiyansyah dan Tantan Sulthon Bukhawan, telah secara resmi disahkan dan di-SK-kan oleh Pengurus Pusat PWI setelah melalui verifikasi berkas oleh Steering Committee (SC).

Zulkifli meminta agar seluruh peserta Konferprov tetap menjaga iklim kondusif dan memegang teguh komitmen PWI Persatuan sebagaimana disepakati dalam Kongres di Cikarang.

"Soal terpilih atau tidak terpilih itu nomor dua. Ingat, kita adalah PWI Persatuan. Siapapun yang nanti terpilih, tolong merangkul dan mengakomodir semua potensi anggota. Jangan sampai kita bercerai-berai hanya karena perbedaan pilihan dalam konferensi ini," imbaunya.

Dengan dibukanya Konferprov ini, seluruh rangkaian agenda musyawarah daerah, penyampaian laporan pertanggungjawaban, hingga proses pemungutan suara pemilihan Ketua PWI Jawa Barat periode mendatang diharapkan dapat berjalan lancar, aman, dan demokratis.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....