Bulog Indramayu Siap Salurkan Bantuan Pangan Beras

  • 10 Agt 2026 18:02 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Indramayu - Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) berkolaborasi dengan Perum Bulog Cabang Indramayu bersiap menyalurkan bantuan pangan beras periode Juli, Agustus, dan September. Bantuan ini ditujukan bagi ratusan ribu Penerima Bantuan Pangan (PBP) di seluruh wilayah Kabupaten Indramayu.

Kepala DKPP Kabupaten Indramayu, Sugeng Heryanto, menyampaikan peninjauan langsung telah dilakukan di Gudang Filial Leuwigede, Kecamatan Widasari, bersama jajaran Bulog, Forkopimda, dan Dinas Sosial. Peninjauan tersebut untuk memastikan kesiapan stok dan kualitas beras.

"Hari ini kami hadir di Gudang Filial Desa Luwigede, Kecamatan Widasari. Kegiatan ini dalam rangka melihat beras yang akan didistribusikan kepada masyarakat terkait program bantuan pangan pemerintah," ujar Sugeng, Senin, 10 Agustus 2026.

Sugeng menjelaskan, bantuan kali ini diberikan untuk alokasi tiga bulan sekaligus, di mana setiap penerima manfaat akan mendapatkan 10 kg beras per bulan. Berbeda dengan periode sebelumnya yang sempat disertai minyak goreng, penyaluran kali ini berupa beras murni.

"Penerima manfaat akan langsung menerima 30 kg beras. Untuk Kabupaten Indramayu, sasaran penerima mencapai kurang lebih 317.133 PBP, ada kenaikan sekitar 3.004 penerima dibandingkan alokasi sebelumnya," katanya.

Menurut Sugeng, program bantuan dari pemerintah pusat melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) sangat krusial untuk meringankan beban masyarakat, mengingat Indramayu saat ini sebagian besar masih memasuki masa paceklik dan baru memulai musim tanam. Sugeng juga memastikan beras yang disalurkan berkualitas medium dan merupakan hasil penyerapan lokal dari para petani Indramayu.

"Semua hasil pengadaan dari panennya orang Indramayu. Tidak ada beras dari luar Indramayu, apalagi beras impor," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Bulog Cabang Indramayu, Apip Wijaya mengungkapkan, jumlah penerima bantuan pangan (PBP) di Kabupaten Indramayu secara keseluruhan mengalami kenaikan hingga 3.004 PBP. Angka ini meningkat dari alokasi awal tahun 2026 yakni alokasi Februari-Maret yang sebelumnya berjumlah 314.129.

"Secara keseluruhan di Indramayu ada kenaikan sebanyak 3.004 PBP dibandingkan alokasi sebelumnya pada Februari–Maret. Jumlah penerima bantuaPenyaluran akan dilakukan sekaligus untuk tiga bulan, jadi masing-masing PBP langsung menerima 30 kg beras," kata Apip.

Terkait teknis penyaluran, Apip menyampaikan pihaknya bersama DKPP akan melakukan sosialisasi terlebih dahulu kepada para camat dan koordinator di tingkat desa. Penyaluran ditargetkan mulai berjalan sebelum peringatan HUT RI ke-81 pada 17 Agustus.

"Mekanismenya pada dasarnya sama seperti alokasi sebelumnya. Kami akan bagikan undangan, lalu KPM datang ke titik bagi. Ada dokumentasi serah terima serah terima berbasis by name by address serta pendokumentasian melalui aplikasi oleh petugas distribusi di desa," ujarnya.

Apip tak menampik adanya sejumlah dinamika terkait kendala pendistribusian di lapangan. Salah satu yang dihadapi adalah ketidaklengkapan data penerima pada Data Terpadu Sensus Ekonomi Nasional (DTSEN).

"Kendala di lapangan biasanya terkait data, seperti adanya penerima yang sudah meninggal dunia atau nama yang sama dalam satu desa dengan alamat yang kurang spesifik. Nanti kita sinergikan bersama perangkat desa agar penyaluran tepat sasaran," katanya mengakhiri.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....