Dispusip Kota Cirebon Dorong Perpustakaan Kelurahan Terus Berinovasi

  • 10 Agt 2026 16:25 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Dispusip Kota Cirebon kembali menggelar Lomba Perpustakaan Kelurahan guna meningkatkan kualitas manajemen serta layanan masyarakat. Ajang tahunan ini tidak hanya mencari pemenang, tetapi fokus membina para pengelola perpustakaan secara berkelanjutan.

Memasuki tahun kedua, program ini memanfaatkan dukungan Dana Alokasi Khusus dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. Kegiatan tersebut memberikan ruang evaluasi sekaligus mendorong pengelola menciptakan berbagai inovasi layanan literasi baru.

Pustakawan sekaligus pendongeng Dispusip Kota Cirebon, Berlian Mintoningtyas, menilai lomba ini sangat bermanfaat bagi kelurahan. Ajang tersebut memberi kesempatan pengelola mengetahui kekurangan serta mengembangkan potensi layanan berdasarkan hasil penilaian.

“"Kegiatan lomba perpustakaan kelurahan ini sudah memasuki tahun kedua pelaksanaan oleh Dispusip Kota Cirebon. Ajang ini menjadi komitmen kami dalam membina dan meningkatkan kualitas layanan literasi masyarakat," ujar Berlian kepada RRI, Kamis, 6 Agustus 2026.

Menurut Berlian, lomba ini mendorong perpustakaan tidak hanya berfokus pada pencapaian administratif semata. Pengelola juga dituntut memperhatikan manajemen, inovasi, kolaborasi, hingga dampak nyata bagi masyarakat.

Ia menambahkan, terdapat delapan instrumen penilaian utama yang digunakan dalam ajang tersebut. Seluruh indikator itu wajib diperhatikan pengelola guna meningkatkan kualitas pelayanan perpustakaan secara berkelanjutan.

“Kalau dilihat dari Perpustakaan Kelurahan Sunyaragi pasti ada plus minusnya ya, tapi mereka kemudian menunjukkan hal-hal yang positifnya,” kata Berlian. Ia menjelaskan, kekurangan yang dimiliki perpustakaan dapat ditutupi dengan penguatan terhadap potensi dan program positif yang mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Pembinaan tersebut juga mendorong perpustakaan kelurahan untuk mulai mengembangkan sistem layanan yang lebih modern, salah satunya melalui otomasi pengelolaan perpustakaan. Berlian mengatakan penerapan otomasi memungkinkan data perpustakaan terinput dan layanan peminjaman serta pengembalian koleksi dapat dikelola secara lebih teratur.

Dispusip mendorong perpustakaan kelurahan mengembangkan program berbasis potensi lokal dengan melibatkan partisipasi aktif seluruh masyarakat. Salah satunya melalui kegiatan Ngaji Budaya di Sunyaragi yang menggali sejarah lokal menjadi bahan bacaan warga.

Selain pengembangan koleksi, pemanfaatan teknologi juga dinilai penting untuk memperluas akses masyarakat terhadap bahan bacaan, termasuk melalui koleksi digital yang dapat diakses menggunakan QR code. “Nah, itu bisa ditempel-tempel. Nah, anak, warga, siapa pun yang apa, berada di Kelurahan Sunyaragi itu mereka bisa mengakses,” ucap Berlian.

Berlian mengatakan raihan Juara 1 Kota Cirebon oleh Perpustakaan Kelurahan Sunyaragi membuktikan keberhasilan proses pembinaan. Keberhasilan menembus delapan besar tingkat Jawa Barat menjadi bukti nyata perkembangan manajemen perpustakaan tersebut.

Ia berharap prestasi Sunyaragi dapat menjadi contoh inspiratif bagi perpustakaan kelurahan lainnya di Kota Cirebon. Pengelola imbau terus memperbaiki kualitas manajemen serta menciptakan inovasi layanan yang berdampak bagi masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....