Pelatihan Dinas Tenaga Kerja Berorientasi Kebutuhan Pasar Kerja

  • 10 Agt 2026 14:36 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Pemerintah Kota Cirebon memperkuat pelatihan keterampilan tenaga kerja agar sesuai kebutuhan pasar kerja yang terus berkembang. Langkah tersebut diarahkan mengurangi kesenjangan kompetensi pencari kerja dengan kebutuhan perusahaan di berbagai sektor industri daerah.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Cirebon, Ma'ruf Nuryasa, AP., MM., mengatakan persoalan pengangguran membutuhkan perhatian seluruh pihak. Menurutnya, kesempatan bekerja dipengaruhi berbagai faktor mulai pendidikan, kesehatan, investasi, hingga iklim usaha yang berkembang.

Ma'ruf mengatakan perubahan dunia kerja berlangsung cepat sehingga masyarakat perlu memiliki kompetensi sesuai kebutuhan industri. “Jadi apa yang kita lakukan saat ini dengan melalui banyaknya program-program pelatihan itu kita bukan sekedar training oriented tetapi employment oriented,” ujarnya kepada RRI, Senin, 10 Agustus 2026.

Ia menjelaskan pelatihan tidak semata diarahkan menghasilkan sertifikat bagi peserta yang mengikuti program pemerintah tersebut. Kompetensi peserta harus memiliki nilai guna sehingga dapat membuka peluang bekerja maupun menjalankan usaha mandiri.

Disnaker Kota Cirebon melakukan komunikasi dengan pengusaha dan forum HRD untuk memetakan kebutuhan tenaga kerja. Pemetaan tersebut menjadi dasar menentukan pelatihan yang memiliki peluang kerja nyata serta relevan dengan kebutuhan perusahaan.

Menurut Ma'ruf, Kota Cirebon memiliki sekitar 970 tema pelatihan yang berpotensi dikembangkan sesuai kebutuhan dunia usaha. Program tersebut akan disesuaikan berdasarkan perkembangan sektor ekonomi, teknologi, serta permintaan tenaga kerja daerah.

Pemerintah Kota Cirebon berharap pelatihan berbasis kebutuhan industri mampu meningkatkan daya saing pencari kerja lokal. Langkah tersebut diharapkan memperluas kesempatan kerja sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat Kota Cirebon.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....