Sekolah Rakyat Terintergasi Cirebon Libatkan Guru Tamu pada Pembelajaran Awal

  • 05 Agt 2026 03:11 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Kegiatan belajar mengajar di Sekolah Rakyat Terintegrasi Kabupaten Cirebon untuk sementara akan didukung oleh guru tamu dari sekolah-sekolah di wilayah Kabupaten Cirebon. Langkah tersebut dilakukan karena tenaga pendidik definitif dari Kementerian Sosial masih menunggu penerbitan surat keputusan (SK).

Kepala Sekolah Rakyat Kabupaten Cirebon, Mimin Karminah, mengatakan saat ini baik guru maupun tenaga kependidikan belum menerima SK penugasan resmi. "Masih proses. Informasinya tenaga pendidik baru diturunkan sekitar bulan Oktober," katanya pada Jumat 31 Juli 2026.

Untuk memastikan pembelajaran tetap berjalan, Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon menugaskan guru dari SD, SMP, dan SMA sebagai guru tamu. "Sementara ini memakai guru tamu dari guru SD, SMP, dan SMA yang ada di wilayah kabupaten. Penugasannya dari Dinas Pendidikan Kabupaten," ujarnya.

Saat ini terdapat 23 guru tamu yang telah disiapkan untuk mendukung kegiatan belajar. Guru-guru tersebut terdiri atas guru kelas untuk jenjang SD dan guru mata pelajaran untuk jenjang SMP maupun SMA. "Sekarang baru ada 23 guru tamu," katanya.

Selain guru tamu, pendampingan siswa di asrama juga dilakukan oleh wali asuh dan wali asrama yang berasal dari Program Keluarga Harapan (PKH). Ia menambahkan, kebutuhan ideal pendamping adalah satu wali asuh untuk sepuluh siswa.

Selain itu, kegiatan sekolah juga akan dibantu oleh personel dari berbagai unsur, termasuk Taruna Siaga Bencana (Tagana). Sekolah Rakyat akan menyiapkan seluruh layanan agar pembelajaran dapat dimulai sesuai jadwal setelah MPLS dilaksanakan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....