Sambut Musda, Golkar Kuningan Serahkan Pilihan Ketua ke Akar Rumput

  • 01 Agt 2026 20:46 WIB
  •  Cirebon
Poin Utama
  • DPD Partai Golkar Kabupaten Kuningan telah menyelesaikan persiapan teknis Musyawarah Daerah termasuk kepanitiaan dan surat keputusan pelaksanaan.
  • Asep Setia Mulyana selaku Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Kuningan menegaskan kesiapan Kuningan melaksanakan Musda kapan pun jadwal resmi ditetapkan oleh tingkat provinsi.
  • Koordinasi pelaksanaan Musda tingkat kabupaten/kota se-Jawa Barat telah dilakukan untuk menyamakan jadwal dan mekanisme pergantian kepemimpinan di seluruh wilayah.

RRI.CO.ID, Kuningan - DPD Partai Golkar Kabupaten Kuningan menyatakan telah siap menggelar Musyawarah Daerah (Musda). Seluruh perangkat pelaksanaan, mulai dari kepanitiaan hingga surat keputusan (SK), disebut telah rampung.

Saat ini, pelaksanaan Musda tinggal menunggu penjadwalan resmi dari DPD Partai Golkar Jawa Barat. Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Kuningan, Asep Setia Mulyana, mengatakan koordinasi pelaksanaan Musda tingkat kabupaten/kota se-Jawa Barat telah dilakukan bersama DPD Golkar Jawa Barat.

Karena itu, Kuningan siap melaksanakan agenda pergantian kepemimpinan kapan pun jadwal ditetapkan. Menurut Asep, proses pemilihan ketua dalam Musda akan berlangsung melalui mekanisme organisasi yang ditentukan para pemilik hak suara, bukan melalui penunjukan dari pengurus pusat.

"Yang menentukan ketua adalah para pemilik suara yang sah dalam Musda, terdiri atas pengurus kecamatan, organisasi yang memiliki hak suara, serta DPD Provinsi. Mekanismenya berjalan secara demokratis sesuai aturan partai," kata Asep, Sabtu, 1 Agustus 2026.

Ia menjelaskan, di Kuningan terdapat 32 Pengurus Kecamatan (PK) yang memiliki hak suara. Selain itu, organisasi sayap dan unsur lain yang diatur dalam ketentuan organisasi juga akan terlibat dalam proses pemilihan.

Asep menambahkan, kader yang ingin mencalonkan diri sebagai Ketua DPD Golkar harus memenuhi persyaratan organisasi, di antaranya pernah menjadi pengurus harian partai sekurang-kurangnya selama lima tahun. Jabatan yang dimaksud meliputi ketua, wakil ketua, sekretaris, maupun bendahara.

Menurut dia, ketentuan tersebut dimaksudkan agar calon ketua memiliki pengalaman berorganisasi serta memahami dinamika kepartaian sebelum memimpin DPD. Musda Golkar Kuningan menjadi salah satu agenda konsolidasi internal partai setelah pelaksanaan Musda tingkat provinsi mulai dipersiapkan.

Selain memilih kepengurusan baru, forum tersebut juga akan membahas arah konsolidasi organisasi menghadapi agenda politik berikutnya. Asep sendiri sebelumnya menyatakan siap kembali maju apabila memperoleh dukungan dari pemilik suara dalam Musda.

Namun, ia menegaskan keputusan akhir sepenuhnya berada di tangan peserta yang memiliki hak memilih. Usai Musda, DPD Golkar Kuningan berencana memfokuskan program pada penguatan konsolidasi dan pendidikan politik bagi kader sebagai bagian dari persiapan menghadapi agenda elektoral mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....