Verrell Bramasta Pasang Target Besar untuk BM PAN Kuningan
- 18 Mei 2026 19:41 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID — Organisasi sayap Partai Amanat Nasional, Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) Kabupaten Kuningan mulai memanaskan mesin politik jelang agenda besar Pemilu 2029. Konsolidasi internal menjadi fokus utama usai terbentuknya kepengurusan baru dalam Musyawarah Daerah (Musda) BM PAN Kuningan.
Ketua BM PAN Kuningan terpilih, Fery Rizkiana Tri Putra, menegaskan kepengurusan baru tidak ingin sekadar menjadi pelengkap struktur partai. Ia menyebut BM PAN akan diarahkan menjadi ruang kaderisasi politik sekaligus wadah pemberdayaan generasi muda di Kabupaten Kuningan.
Menurut Fery, tantangan politik ke depan menuntut organisasi kepemudaan partai lebih aktif membangun basis milenial, baik melalui pendidikan politik maupun penguatan ekonomi anak muda.“Ke depan kami fokus pada penguatan pendidikan politik, ekonomi milenial, dan pemberdayaan generasi muda agar mereka punya ruang berperan dalam membesarkan BM PAN,” ujar Fery, Senin 18 Mei 2026.
Ia menilai meningkatnya partisipasi anak muda dalam dinamika demokrasi harus direspons dengan pembinaan kader yang lebih serius. BM PAN, kata dia, ingin melahirkan kader muda yang memiliki kapasitas politik sekaligus kedekatan sosial dengan masyarakat.
Selain aspek kaderisasi, Fery juga menyoroti pentingnya penguatan ekonomi generasi muda sebagai bagian dari strategi memperluas basis dukungan PAN di kalangan usia produktif.“Kaum milenial harus diberi ruang berkembang. Ketika mereka tumbuh bersama organisasi, maka keterikatan sosial dan politik juga akan terbentuk,” katanya.
Sementara itu, Ketua BM PAN Jawa Barat, Verrell Bramasta, memberi penekanan keras terhadap agenda konsolidasi organisasi di daerah. Ia menegaskan Musda bukan hanya pergantian kepemimpinan, melainkan awal pembentukan mesin politik anak muda PAN yang lebih solid hingga tingkat akar rumput.
Verrell menetapkan target konkret bagi kepengurusan BM PAN Kuningan. Pada tahun pertama, seluruh kepengurusan tingkat kecamatan diminta sudah terbentuk. Sedangkan pada tahun kedua, struktur organisasi ditargetkan menjangkau seluruh desa di Kabupaten Kuningan.“Tahun pertama wajib membentuk DPC di seluruh kecamatan. Tahun kedua pengurus ranting harus terbentuk di seluruh desa. Itu menjadi ukuran kerja organisasi,” tegasnya.
Ia juga memberi ultimatum kepada kepengurusan baru apabila target tersebut tidak mampu direalisasikan sesuai tenggat waktu yang telah ditentukan.“Kalau target tidak tercapai, kami tidak segan mencabut SK BM PAN Kuningan. Organisasi tidak boleh berjalan stagnan,” ujarnya.
Dalam arahannya, Verrell turut meminta seluruh kader muda PAN menjaga soliditas politik bersama struktur induk partai menjelang kontestasi 2029. BM PAN, kata dia, harus menjadi kekuatan utama dalam mendongkrak elektabilitas PAN di Jawa Barat.“Semua gerakan harus sejalan dengan arah partai. Target besarnya membawa PAN masuk tiga besar pada Pemilu 2029,” tuturnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....