Jembatan Garuda Diresmikan, Warga Cibuntu Kuningan Tak Perlu Memutar Jalan

  • 31 Jul 2026 23:03 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Kuningan — Warga Desa Cibuntu, Kecamatan Cigandamekar, Kabupaten Kuningan, kini memiliki akses penghubung yang lebih aman dan cepat setelah Jembatan Garuda diresmikan, Jembatan sepanjang 12 meter itu menghubungkan Dusun Sangareal dan Dusun Dayeuh yang selama ini terpisah oleh medan yang menyulitkan mobilitas warga..

Camat Cigandamekar Iman Firmansyah mengatakan pembangunan jembatan tersebut menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat yang selama ini harus memutar jalan karena kondisi jembatan lama sudah tidak layak digunakan.

"Jembatan ini merupakan akses yang sangat penting bagi masyarakat. Sebelumnya memang sudah ada jembatan, tetapi kondisinya sudah memprihatinkan dan dikhawatirkan membahayakan keselamatan warga. Atas nama pemerintah kecamatan dan masyarakat Desa Cibuntu, kami mengucapkan terima kasih atas dukungan TNI melalui program ini," ujar Iman.

Sementara itu, Dandim 0615/Kuningan Letkol Arh Hafda Prima Agung menyebut pembangunan Jembatan Garuda menjadi bukti nyata kolaborasi antara pemerintah, TNI, dan masyarakat dalam menghadirkan infrastruktur yang bermanfaat langsung bagi warga.

"Jembatan Perintis Garuda Tahap V Tahun 2026 ini memiliki panjang 12 meter, lebar 2,5 meter, dan tinggi 3 meter. Kehadirannya bukan sekadar menghubungkan dua dusun, tetapi juga mempermudah aktivitas masyarakat sehari-hari," kata Hafda, pada Jumat 31 Juli 2026.

Menurutnya, keberadaan jembatan tersebut akan memperlancar mobilitas warga, distribusi hasil pertanian dan perkebunan, serta mempercepat akses menuju fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, dan berbagai kegiatan sosial.

"Kami berkomitmen untuk terus mendukung program pembangunan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Semangat gotong royong dan kolaborasi menjadi kunci keberhasilan pembangunan seperti yang kita resmikan hari ini," tambahnya.

Program Jembatan Garuda merupakan kerja sama Pemerintah dengan TNI Angkatan Darat yang dilaksanakan di berbagai daerah di Indonesia. Program ini bertujuan memperkuat konektivitas antarwilayah, mempermudah aktivitas masyarakat, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat desa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....