HARPI Melati Libatkan 75 Peserta dalam Workshop Jamu Festival Jalur Rempah

  • 30 Jul 2026 15:29 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon - Sebanyak 75 peserta dari wilayah Ciayumajakuning mengikuti Cirebon Cultural Wellness Workshop Jamu Tradisional dan Jamu Perawatan Pengantin dalam Festival Jalur Rempah Episode 3 Tahun 2026 di Keraton Kacirebonan. Kegiatan tersebut diselenggarakan melalui kolaborasi Pemerintah Kota Cirebon, HARPI Melati Kota Cirebon, Keraton Kacirebonan, dan berbagai mitra.

Ketua HARPI Melati Kota Cirebon, Wiwit Widyawati, mengatakan workshop tersebut menjadi bagian dari upaya melestarikan tradisi meracik jamu sebagai warisan budaya Indonesia. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan.

“Festival Jalur Rempah bukan hanya menjadi ajang untuk mengenang kejayaan jalur rempah Nusantara, tetapi juga menjadi momentum untuk melestarikan tradisi meracik jamu sebagai bagian dari warisan budaya Indonesia,” ujarnya yang dikutip dari press release Pemerintah Kota Cirebon pada Selasa, 28 Juli 2026.

Baca juga: Festival Jalur Rempah Dorong Pelestarian Jamu dan Ekonomi Kreatif Cirebon

Wiwit mengatakan HARPI Melati Kota Cirebon berkomitmen mendukung pelestarian budaya melalui pemanfaatan bahan-bahan alami untuk perawatan kecantikan, baik dari luar maupun dari dalam tubuh. Menurutnya, tradisi tersebut juga dapat menjadi nilai tambah bagi pelaku jasa tata rias pengantin.

Ia berharap seluruh peserta memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru setelah mengikuti workshop tersebut. Selain itu, kegiatan ini diharapkan semakin menumbuhkan kebanggaan terhadap kekayaan budaya Indonesia.

“Semoga kolaborasi antara HARPI Melati, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Mustika Ratu, serta Keraton Cirebon dapat terus berlanjut pada berbagai kegiatan pelestarian budaya di masa mendatang,” ucapnya.

Festival Jalur Rempah Episode 3 menjadi salah satu upaya memperkuat pelestarian budaya sekaligus mengenalkan kembali tradisi jamu kepada masyarakat. Kegiatan tersebut juga diharapkan mampu mendorong pengembangan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....