Pedagogi Islam Berbasis Fungsi Seksualitas Berlandaskan Al-Qur'an

  • 29 Jul 2026 13:16 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Penerapan pedagogi dalam perspektif Islam dinilai berlandaskan pada fungsi seksualitas sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur'an. Konsep tersebut menjadi acuan dalam memahami peran laki-laki dan perempuan sesuai dengan karakteristik serta tanggung jawab masing-masing.

Ketua Prodi PAI Pascasarjana Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon , Dr. Fitri Meliyani, M.Pd. menjelaskan bahwa landasan tersebut di antaranya terdapat dalam Surah Ali Imran ayat 36 yang mengisahkan keluarga Imran. Kisah tersebut menunjukkan bahwa perempuan juga memiliki kesempatan untuk mengemban amanah dan mengabdikan diri sesuai kehendak Allah.

"Kalau di Islam itu kita pakainya fungsi seksualitas, bukan adil gender gitu. Jadi fungsi seksualitas dalam Al-Qur'an itu ada pada surat Ali Imran ayat 36 ya," ujar Fitri dalam program Pengarusutamaan Gender edisi Senin, 27 Juli 2026.

Ia menjelaskan, dalam kisah tersebut Hannah tetap berkomitmen mengabdikan putrinya, Maryam, untuk mengabdi di Baitul Maqdis meskipun sebelumnya berharap dikaruniai anak laki-laki. Menurutnya, kisah itu menjadi gambaran bahwa perempuan memiliki kelebihan dan kekurangan sebagaimana laki-laki, sehingga keduanya memiliki peran yang saling melengkapi.

Selain itu, ia mengatakan Al-Qur'an juga menjelaskan pembagian peran antara laki-laki dan perempuan melalui Surah An-Nisa ayat 34. Ayat tersebut menerangkan laki-laki sebagai qawwam atau pemimpin yang memikul tanggung jawab dalam keluarga, termasuk sebagai pencari nafkah.

"Dalam Al-Qur'an sendiri tidak sekonyong-konyong menyebutkan bahwa wanita itu lemah atau lebih rendah daripada laki-laki. Pada peran tertentu perempuan lebih tinggi, sedangkan laki-laki memiliki tanggung jawab sebagai qawwam dan pencari nafkah," katanya.

Ia menambahkan, pemahaman terhadap ayat-ayat tersebut diharapkan dapat menjadi dasar dalam membangun pendidikan yang menghargai peran laki-laki dan perempuan secara proporsional. Dengan demikian, penerapan pedagogi Islam dapat mengembangkan potensi peserta didik sesuai karakteristik dan tanggung jawab yang dimiliki masing-masing.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....