Hilirisasi Sorgum Diharapkan Tingkatkan Nilai Tambah Hasil Pertanian

  • 28 Jul 2026 15:30 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Pengembangan sorgum di Desa Beber tidak hanya difokuskan pada budidaya, tetapi juga pengolahan hasil panen menjadi berbagai produk. Hilirisasi dilakukan untuk meningkatkan nilai tambah sekaligus memperluas pemanfaatan sorgum bagi masyarakat.

Kuwu Beber Kabupaten Cirebon, Momon mengatakan pengembangan penangkaran benih saja belum cukup meningkatkan minat masyarakat terhadap sorgum. Karena itu, kelompok tani mulai mengembangkan berbagai produk olahan sebagai bagian dari hilirisasi.

Menurutnya, pengolahan dilakukan agar masyarakat melihat manfaat ekonomi sorgum dari berbagai jenis produk yang dihasilkan. "Kami mencoba setelah hulunya juga hilirisasinya," katanya pada acara talkshow, Minggu, 26 Juli 2026.

Ia menjelaskan kelompok tani telah mengembangkan berbagai produk olahan sorgum sebagai upaya memperluas pasar komoditas tersebut. Pengolahan hasil panen diharapkan meningkatkan nilai ekonomi sekaligus mendorong minat masyarakat menanam sorgum.

Momon menuturkan pengembangan dilakukan secara bertahap melalui kerja sama bersama kelompok tani dan berbagai pihak pendamping. Langkah tersebut menjadi bagian memperkuat keberlanjutan budidaya sorgum dari hulu hingga hilir.

"Luar biasa dari hulu sampai hilir insyaallah ada manfaatnya," ujarnya. Pengembangan hilirisasi diharapkan memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi para petani.

Ia berharap masyarakat semakin mengenal berbagai produk olahan sorgum yang telah dikembangkan di Desa Beber. Diversifikasi produk dinilai menjadi peluang memperluas pasar komoditas sorgum pada masa mendatang.

Melalui pengembangan hulu hingga hilir, sorgum diharapkan menjadi komoditas unggulan yang memberikan manfaat ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat. Upaya tersebut juga mendukung penguatan ketahanan pangan berbasis potensi lokal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....