Kolaborasi Pakar dan Petani Ubah Lahan Minim Air Jadi Kebun Sorgum

  • 27 Jul 2026 11:36 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Kerja sama antara pakar sorgum dan petani dinilai menjadi langkah penting mengembangkan budidaya sorgum pada lahan minim ketersediaan air. Pemanfaatan lahan tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian melalui komoditas yang lebih adaptif terhadap kondisi setempat.

Pakar Sorgum, Ir. Kaerudin mengatakan kerja sama budidaya sorgum berawal setelah bertemu Kuwu Beber, Momon, saat panen perdana tanaman sorgum. Pertemuan tersebut berlanjut menjadi upaya bersama mengembangkan sorgum pada lahan yang sebelumnya kurang produktif.

Menurutnya, kendala utama lahan tersebut bukan kualitas tanah melainkan terbatasnya ketersediaan air bagi tanaman. "Saya menjalin kerja sama dengan Pak Kuwu Momon, kita coba untuk bertanam sorgum," katanya pada acara talkshow, Minggu, 26 Juli 2026.

Ia menjelaskan lahan tersebut sebelumnya kurang memberikan hasil ketika ditanami padi maupun ubi jalar setiap musim tanam. Kondisi itu mendorong pemanfaatan sorgum sebagai alternatif tanaman yang lebih sesuai dengan karakter lahan.

Kaerudin mengatakan sorgum memiliki kemampuan bertahan pada lahan minim air sehingga cocok dikembangkan di berbagai daerah. Tanaman tersebut hanya memerlukan air pada awal pertumbuhan sebelum mampu tumbuh secara optimal.

"Saya mengajak ke petani yang mempunyai lahan tidak produktif, hayu kita tanami sorgum," ujarnya. Ajakan tersebut diharapkan mendorong semakin banyak petani memanfaatkan lahan yang belum tergarap secara maksimal.

Ia berharap keberhasilan budidaya sorgum di Desa Beber dapat menjadi contoh bagi wilayah lain yang memiliki kondisi serupa. Pengembangan sorgum dinilai mampu memberikan nilai tambah bagi petani sekaligus mendukung diversifikasi pangan.

Kolaborasi antara petani dan pendamping budidaya diharapkan memperluas pengembangan sorgum pada lahan kering di Kabupaten Cirebon. Upaya tersebut sekaligus memperkuat ketahanan pangan melalui pemanfaatan potensi pertanian lokal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....