Rekayasa Lalu Lintas Sukalila Diharapkan Pangkas Titik Kemacetan Karanggetas
- 26 Jul 2026 12:45 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon – Dinas Perhubungan Kota Cirebon menyiapkan perubahan arus lalu lintas di kawasan Sukalila sebagai solusi mengurangi kepadatan Karanggetas. Rekayasa tersebut difokuskan mengurangi penumpukan kendaraan menuju kawasan perdagangan sekitar Surya Toserba dan Asia Toserba.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Cirebon, Gunawan mengatakan perubahan dilakukan dengan membalik arah arus Jalan Sukalila Selatan. Kendaraan dari simpang Kalibaru nantinya diarahkan menuju KS Tubun sehingga beban menuju Karanggetas berkurang.
Menurutnya, selama ini kendaraan dari beberapa ruas jalan berkumpul pada satu titik sehingga memicu antrean panjang. "Kalau pengen mengurangi beban lalu lintas di situ, ada cara pengaturan lalu lintas atau manajemen rekayasa lalu lintas," katanya pada Sabtu, 26 Juli 2026.
Gunawan menjelaskan kendaraan pribadi dari Tentara Pelajar tidak lagi memasuki Sukalila, melainkan diarahkan melalui ruas jalan alternatif. Sementara angkutan kota tetap melintasi kawasan Sukalila menggunakan Jalan Sukalila Utara tanpa mengubah trayek pelayanan.
Ia menilai perubahan tersebut juga mengurangi titik persilangan kendaraan pada simpang Kalibaru maupun simpang KS Tubun setiap harinya. Berkurangnya pergerakan kendaraan yang saling memotong diharapkan membuat arus lalu lintas menjadi lebih lancar.
"Kalau dengan cara dibalik arusnya, enggak ada nantinya," ujarnya. Gunawan menegaskan titik persilangan kendaraan akan berkurang sehingga potensi kemacetan di persimpangan dapat ditekan.
Dishub Kota Cirebon masih membahas rancangan tersebut bersama Forum Lalu Lintas sebelum diterapkan kepada masyarakat secara bertahap. Sosialisasi juga dilakukan lebih dahulu agar pengguna jalan memahami perubahan arus sebelum uji coba dimulai.
Uji coba ditargetkan berlangsung sekitar September atau Oktober tahun ini sesuai arahan Wali Kota Cirebon kepada Dishub. Selama proses berlangsung, evaluasi akan dilakukan untuk mengukur efektivitas rekayasa terhadap kelancaran lalu lintas kawasan tersebut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....