Lawan Arus, Pemotor Luka Berat Tabrak Truk di Kuningan

  • 25 Jul 2026 19:08 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Kuningan – Seorang pengendara sepeda motor mengalami luka berat akibat terlibat kecelakaan dengan sebuah truk di Jalan Raya Siliwangi, Kelurahan Purwawinangun, pada Selasa, 21 Juli 2026 sekitar pukul 22.30 WIB. Insiden tragis tersebut tepatnya terjadi di area depan Pendopo Bupati Kuningan.

Korban berinisial MRS (20), warga Desa Darma, Kecamatan Darma. Ia mengalami cedera berat di bagian kepala setelah sepeda motor Yamaha NMAX bernomor polisi E 2966 YBE yang dikendarainya bertabrakan dengan truk Isuzu Light Truck bernomor polisi L 8082 UBA yang dikemudikan IS (27).

Kanit Gakkum Satlantas Polres Kuningan, Iptu Sri Martini, menjelaskan bahwa kecelakaan tersebut diduga dipicu oleh aksi nekat korban. Pengendara sepeda motor itu nekat melawan arus lalu lintas saat melaju dari arah Kuningan menuju Cijoho.

"Benar, telah terjadi kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Siliwangi sekitar pukul 22.30 WIB yang melibatkan sepeda motor Yamaha NMAX dan kendaraan Isuzu Light Truck. Petugas piket laka lantas langsung bergerak cepat mendatangi TKP untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengamankan barang bukti," kata Sri Martini kepada RRI, Sabtu, 25 Juli 2026.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara, korban saat itu tengah melaju nekat dengan melawan arus lalu lintas. Dari arah berlawanan datang sebuah truk Isuzu sehingga tabrakan hebat pun tidak dapat dihindari.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka berat di bagian kepala dan dilarikan ke RSUD 45 Kuningan untuk mendapatkan perawatan. Sementara pengemudi truk tidak mengalami luka.

Saat ini, pihak kepolisian masih terus menyelidiki untuk mengungkapkan penyebab pasti dari kecelakaan tersebut. Penyelidikan mendalam dilakukan dengan memeriksa dan meminta keterangan dari sejumlah saksi di tempat kejadian.

"Kami mengimbau masyarakat agar mematuhi aturan lalu lintas, tidak melawan arus, serta selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara. Gunakan helm standar SNI dan lengkapi surat-surat kendaraan untuk mengurangi risiko kecelakaan," ujarnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....