Pengamat Sebut Jargas Jadi Solusi Hemat dan Aman bagi UMKM
- 22 Jul 2026 12:55 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon – Keberadaan jaringan gas bumi (jargas) dinilai dapat menjadi solusi untuk mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap LPG bersubsidi. Selain lebih efisien, jargas juga dinilai mampu memberikan kepastian pasokan energi bagi rumah tangga maupun pelaku UMKM.
Pengamat Ekonomi, Dr. Toto Sukarnoto, M.E. mengatakan jaringan gas merupakan alternatif yang layak dikembangkan pemerintah. Ia mengaku telah merasakan langsung manfaat jargas sebagai pengguna.
"Pengalaman saya, sekadar berbagi, saya juga sebagai end user jaringan gas. Ini insyaAllah bisa jadi sebuah alternatif yang ditawarkan pemerintah, karena dari sisi keamanan jauh lebih aman," katanya.
Baca Juga: Jargas Dinilai Mampu Tekan Biaya Operasional UMKM
Menurutnya, selain faktor keamanan, penggunaan jaringan gas juga lebih hemat dibandingkan LPG bersubsidi. Efisiensi tersebut dinilai mampu membantu masyarakat dan pelaku usaha mengurangi pengeluaran untuk kebutuhan energi.
Dr. Toto menjelaskan, manfaat terbesar akan dirasakan pelaku UMKM, terutama sektor usaha makanan dan minuman yang sangat bergantung pada pasokan gas. Selama ini, pelaku usaha kerap menghadapi kendala berupa fluktuasi harga maupun keterbatasan ketersediaan LPG di pangkalan.
"Selain dari sisi cost jauh lebih irit dibanding selama ini dengan LPG, jaringan gas juga bisa menekan biaya sehingga UMKM memperoleh dampak yang cukup signifikan. Terkadang para UMKM, khususnya usaha food and beverage, selain kesulitan dari sisi harga, pengadaan barang pun tidak selalu tersedia di pangkalan. Jadi menurut saya, ini cukup bisa memberikan dampak positif buat pengusaha UMKM," ujarnya.
Baca juga: Pengamat Ekonomi Dorong Pemerintah Prioritaskan Jaringan Gas Bumi untuk UMKM
Dengan berbagai keunggulan tersebut, pengembangan jaringan gas bumi diharapkan mampu memperkuat ketahanan energi masyarakat sekaligus mendukung keberlangsungan usaha UMKM. Program ini juga dinilai menjadi langkah strategis untuk mengurangi ketergantungan terhadap LPG bersubsidi di masa mendatang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....