Bupati Majalengka Dorong Pelayanan Humanis dan Profesionalisme Bidan

  • 18 Jul 2026 17:30 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Majalengka - Di tengah suasana khidmat yang berpadu dengan semangat pengabdian, puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Kabupaten Majalengka menjadi lebih dari sekadar seremoni, Sabtu, 18 Juli 2026. Momentum ini menjelma sebagai panggung refleksi sekaligus penguatan komitmen tenaga kesehatan dalam meningkatkan kualitas layanan bagi masyarakat.

Sorotan utama datang dari Bupati Majalengka, H. Eman Suherman, yang menyampaikan pesan tegas namun menyentuh kepada seluruh tenaga kesehatan. Ia menekankan pentingnya pendekatan humanis dalam pelayanan, yang menurutnya menjadi fondasi utama kesembuhan pasien.

"Ketika masyarakat datang ke fasilitas kesehatan, mereka membawa beban pikiran dan kekhawatiran. Sambutan yang ramah, senyum, dan ketulusan adalah obat pertama yang mereka rasakan," ujar Bupati Eman Suherman.

Pesan tersebut secara khusus ditujukan kepada jajaran pimpinan fasilitas kesehatan, mulai dari Direktur RSUD Cideres, RSUD Talaga, RSUD Majalengka. Selain itu juga kepada seluruh kepala puskesmas di wilayah Kabupaten Majalengka, agar memastikan pelayanan yang berempati benar-benar hadir di setiap lini.

Tak hanya menyoroti pelayanan, Bupati juga memberikan apresiasi mendalam kepada sekitar 1.200 bidan anggota IBI Majalengka yang selama ini menjadi garda terdepan dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak. Ia menilai, peran bidan bukan sekadar profesi, melainkan pengabdian yang menyentuh sisi paling fundamental kehidupan.

"Bidan adalah sosok yang mendampingi perjuangan seorang ibu dan menjaga harapan lahirnya generasi sehat. Pengabdian ini tidak bisa diukur hanya dengan angka," katanya menegaskan.

Sementara itu, Ketua IBI Cabang Majalengka, Lilis Hidayati, menjelaskan bahwa peringatan tahun ini mengusung tema global "One Million More Midwives", yang menegaskan kebutuhan dunia akan lebih banyak tenaga bidan profesional sebagai sahabat perempuan dan pelindung kesehatan ibu serta anak.

Berbagai rangkaian kegiatan telah dilaksanakan sebelum puncak acara, mulai dari pengabdian masyarakat di tujuh titik ranting. Diantaranya melalui skrining anemia dan edukasi kesehatan, aksi donor darah, hingga pelayanan KB dan imunisasi disertai pemberian makanan tambahan bagi balita.

Tak hanya itu, IBI Majalengka juga menunjukkan kepedulian sosial melalui penggalangan dana kemanusiaan. Langkah tersebut terutama untuk korban bencana di Aceh serta keterlibatan aktif dalam posko mudik Lebaran melalui program "Obor Bu Bidan".

Menghadapi tantangan regulasi ke depan, Lilis menegaskan bahwa pihaknya tengah mendorong seluruh anggota untuk meningkatkan kompetensi melalui pendidikan profesi. Targetnya, pada 2028 seluruh bidan praktik mandiri telah memiliki kualifikasi profesi yang diakui secara hukum.

"Bidan bukan sekadar pekerjaan, tetapi panggilan jiwa. Profesionalisme dan solidaritas harus terus diperkuat demi pelayanan terbaik bagi masyarakat,"ucap Lilis mengungkapkan.

Pemerintah Kabupaten Majalengka pun berharap, melalui momentum HUT ke-75 ini, sinergi antara IBI dan pemerintah semakin solid. Kolaborasi ini khususnya dalam mendukung program Majalengka 'Langkung SAE', sekaligus menekan angka kematian ibu dan bayi secara berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....