Bupati Majalengka Murka, Temukan Dugaan Penyimpangan Menu MBG
- 18 Jul 2026 10:12 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Majalengka - Suasana pagi yang seharusnya menjadi awal semangat baru pasca libur sekolah justru berubah menjadi sorotan serius. Bupati Majalengka, H. Eman Suherman, kembali menunjukkan ketegasannya saat menemukan indikasi dugaan penyimpangan dalam program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di salah satu sekolah di wilayah Kecamatan Kasokandel.
Dalam inspeksi mendadak yang dilakukan bersama unsur muspika setempat, Bupati mendapati menu MBG yang disajikan tidak sebanding dengan anggaran yang telah ditetapkan. Temuan tersebut langsung memicu reaksi keras dari orang nomor satu di Bumi Sindangkasih itu.
"Ini baru masuk sekolah saja setelah libur, menu MBG sudah seperti ini. Ini sudah keterlaluan," kata Bupati Eman dengan nada geram di hadapan para pejabat dan pihak terkait.
Di lokasi, Bupati bahkan sempat menguji kepekaan para pejabat, guru dan aparat kepolisian hingga para siswa dengan menanyakan estimasi harga menu yang disajikan. Jawaban pun beragam, berkisar antara Rp5.000 hingga Rp6.500 per porsi.
Padahal, sesuai ketentuan, anggaran yang seharusnya diterima setiap anak mencapai Rp10.000 per porsi. Perbedaan signifikan tersebut menguatkan dugaan adanya praktik yang tidak sesuai dengan standar program.
Tanpa menunggu lama, Bupati Eman Suherman langsung meminta agar Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang bertanggung jawab segera disuspend untuk dilakukan evaluasi menyeluruh.
Eman menegaskan, dirinya tidak akan mentolerir praktik yang merugikan hak anak-anak sebagai penerima manfaat program strategis tersebut. Ia mengingatkan seluruh mitra dan pengelola dapur MBG agar menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab.
"Saya selalu mengingatkan kepada seluruh mitra maupun pengelola dapur MBG agar tidak mengurangi hak anak-anak. Menu yang disajikan harus sesuai standar dan anggaran yang telah ditetapkan," ujarnya, Sabtu, 18 Juli 2026.
Ia juga mengungkapkan bahwa temuan serupa bukan kali pertama terjadi. Bahkan, dalam beberapa kesempatan sebelumnya, pihaknya masih menemukan menu yang tidak sebanding dengan nilai anggaran, dengan selisih yang cukup jauh.
"Hal seperti ini tidak boleh terjadi," ucapnya menambahkan. Sebagai penutup, Bupati menjadikan kejadian ini sebagai peringatan keras bagi seluruh pihak yang terlibat dalam program MBG.
Ia menekankan pentingnya integritas, transparansi, serta komitmen dalam menjaga kualitas layanan, terutama yang menyangkut kebutuhan dasar anak-anak. "Kejadian ini harus menjadi pelajaran. Jalankan program dengan jujur, penuh tanggung jawab, dan utamakan hak para penerima manfaat," kata Bupati Majalengka mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....