Kaprodi Hukum: Pendidik Harus Bangun Bonding dengan Mahasiswa Gen Z

  • 17 Jul 2026 14:10 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Perkembangan teknologi telah mengubah pola belajar Generasi Z sehingga pendekatan pembelajaran juga perlu ikut beradaptasi. Kehadiran kecerdasan buatan dan beragam platform digital membuat mahasiswa memiliki cara belajar yang semakin beragam.

Di tengah perubahan tersebut, peran pendidik dinilai tidak cukup hanya menyampaikan materi di dalam kelas. Dosen juga dituntut memahami karakter setiap mahasiswa agar proses belajar menjadi lebih efektif.

Kaprodi Fakultas Hukum Univeristas Swadaya Gunung Jati Cirebon sekaligus Entrepreneur, Dr. Rd. Handiriono, SH., MKn., mengatakan pendidik tidak boleh bersikap statis karena ilmu pengetahuan terus berkembang mengikuti perubahan zaman. "Sebagai pendidik wajib tahu dengan siapa kita berhadapan karena setiap mahasiswa memiliki cara belajar yang berbeda-beda," ujarnya kepada RRI Rabu, 15 Juli 2026.

Menurutnya, ada mahasiswa yang lebih mudah memahami materi melalui visual, diskusi maupun metode ceramah. Karena itu, pendekatan pembelajaran tidak dapat disamaratakan kepada seluruh peserta didik.

Ia menilai Generasi Z juga membutuhkan kedekatan emosional dengan dosennya. Hal sederhana seperti mengenal nama mahasiswa dapat menjadi bentuk penghargaan yang membuat mereka merasa dihargai.

"Game changer-nya adalah pendidik harus hadir bersama mahasiswa dan membangun bonding karena pendekatan seperti dulu sudah tidak relevan lagi," katanya.

Baca juga: Perubahan Karakter Gen Z Mendorong Adaptasi Pembelajaran Mata Kuliah Hukum

Selain dekat dengan teknologi, dosen juga dituntut hadir sebagai pembimbing yang mampu mengarahkan mahasiswa selama proses belajar. Pendekatan tersebut diyakini mampu meningkatkan partisipasi mahasiswa dalam kegiatan akademik.

Dengan memahami karakter Generasi Z, proses pembelajaran diharapkan tidak hanya menghasilkan lulusan yang menguasai teori, tetapi juga mampu berkembang sesuai tantangan zaman. Pendekatan adaptif menjadi salah satu kunci untuk menciptakan suasana belajar yang lebih efektif dan bermakna.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....