Gotong Royong Warga Kawunghilir Diperkuat untuk Antisipasi Karhutla
- 04 Jul 2026 14:33 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon – Pemerintah Desa Kawunghilir, Kecamatan Cigasong, Kabupaten Majalengka, mengandalkan semangat gotong royong masyarakat untuk memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Upaya tersebut dilakukan melalui iuran warga untuk memenuhi kebutuhan sarana penanggulangan bencana di tingkat lingkungan.
Kepala Desa Kawunghilir Kecamatan Cigasong Kabupaten Majalengka, Yosa Novita, mengatakan masyarakat memiliki tradisi perelek atau iuran bersama yang dimanfaatkan untuk pengadaan perlengkapan yang dibutuhkan desa. Salah satu fasilitas yang diprioritaskan adalah selang berukuran besar sebagai antisipasi apabila terjadi kebakaran.
"Di desa kami ada perelek atau iuran warga. Kalau dananya sudah terkumpul, kami membeli kebutuhan yang diperlukan, seperti selang besar untuk mengantisipasi apabila terjadi kebakaran atau keadaan darurat lainnya," katanya pada program Dialog Cirebon Menyapa edisi Jumat, 3 Juli 2026.
Yosa menjelaskan, semangat gotong royong juga melibatkan pelaku usaha mikro dan masyarakat di setiap rukun tetangga (RT). Melalui musyawarah bersama, warga menentukan kebutuhan yang dianggap penting untuk menunjang kesiapsiagaan bencana.
Selain memperkuat sarana, Pemerintah Desa Kawunghilir juga terus menjaga koordinasi dengan BPBD Kabupaten Majalengka, TNI, dan Polri. Komunikasi yang baik dinilai menjadi kunci agar penanganan bencana dapat dilakukan secara cepat dan terkoordinasi.
"Kami harus menjalin silaturahmi yang baik dengan Kepolisian, TNI maupun BPBD. Yang paling penting kami memiliki nomor telepon mereka sehingga ketika ada kejadian, kami bisa langsung menghubungi," ujarnya.
Menurut Yosa, dampak yang paling dikhawatirkan apabila terjadi karhutla saat musim kemarau adalah terganggunya sektor pertanian. Kondisi tersebut berpotensi memengaruhi ketersediaan air untuk lahan pertanian yang menjadi mata pencaharian utama masyarakat Desa Kawunghilir.
Untuk mengantisipasi risiko tersebut, pemerintah desa rutin mengikuti penyuluhan dari BPBD Kabupaten Majalengka mengenai langkah-langkah penanggulangan bencana. Edukasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan aparatur desa maupun masyarakat dalam menghadapi musim kemarau panjang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....