MUI Kuningan Serap Aspirasi Warga Terkait Isu Ekspansi Lahan Al-Zaytun
- 30 Jun 2026 13:07 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Kuningan – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kuningan menyerap aspirasi masyarakat terkait isu rencana ekspansi lahan yang diduga berkaitan dengan Pondok Pesantren Al-Zaytun. Isu tersebut mencuat setelah adanya informasi mengenai pergerakan pencarian dan pembelian lahan dalam jumlah besar yang memicu keresahan di tengah warga.
Ketua Umum MUI Kabupaten Kuningan, Drs. K.H. Dodo Syarif Hidayatullah, M.A., mengatakan masyarakat di sejumlah wilayah menyampaikan kekhawatiran atas rencana tersebut. Menurutnya, keresahan warga tidak terlepas dari rekam jejak Al-Zaytun yang sebelumnya sempat menimbulkan polemik di masyarakat.
"Masyarakat menyatakan menolak adanya gerakan ekspansi atau apa namanya itu," ujar K.H. Dodo kepada RRI Cirebon, Selasa 30 Juni 2026.
Ia menjelaskan, hingga saat ini belum diketahui secara pasti tujuan dari rencana pembelian lahan yang disebut mencapai ratusan hektare tersebut. Jika peruntukannya untuk pembangunan pesantren, menurutnya, keberadaan pesantren di Kabupaten Kuningan saat ini sudah cukup banyak.
"Kita kan belum tahu rencana beli tanah besar-besaran sekian ratus hektare itu untuk apa. Kalau untuk pesantren, kita sudah cukup pesantren di kita, sudah banyak. Jelas di Kuningan rasanya tidak memerlukan lagi pesantren seperti itu," katanya.
K.H. Dodo juga menyebutkan bahwa transaksi pembelian lahan secara resmi belum terjadi. Namun, pihaknya menerima informasi adanya aktivitas pencarian lahan hingga pengumpulan dokumen administrasi tanah.
"Baru ada gerakan-gerakan mencari, gitu. Dan katanya sudah sampai pengumpulan SPPT, katanya sekian ratus, 800 atau apa," ucapnya.
Menanggapi kondisi tersebut, MUI Kabupaten Kuningan memastikan akan terus memantau perkembangan di lapangan serta membuka ruang komunikasi dengan masyarakat. Pengawasan dilakukan melalui jajaran MUI di tingkat kecamatan, terutama wilayah yang berdekatan dengan lokasi yang disebut menjadi area pergerakan.
"Kita menyerap aspirasi dari bawah. Pengawasan juga dilakukan oleh MUI-MUI kecamatan sekitar itu, seperti Ciawigebang, Karangmangu, Pangkalan, dan Cidahu," katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....