Herry Dermawan Tantang DPC PAN di Kuningan Bentuk Kelompok Tani

  • 01 Agt 2026 20:12 WIB
  •  Cirebon
Poin Utama
  • Anggota Komisi IV DPR RI Herry Dermawan meminta kader PAN di Kabupaten Kuningan memastikan penyaluran bantuan program aspirasi tanpa ada pungutan liar kepada masyarakat.
  • Setiap Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PAN ditantang untuk membentuk minimal tiga kelompok tani agar masyarakat dapat mengakses program pemerintah pusat dengan lebih mudah.
  • Inisiatif ini bertujuan meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan jangkauan program-program pemerintah di tingkat akar rumput di wilayah Kuningan.

RRI.CO.ID, Kuningan - Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PAN, Ir. H. Herry Dermawan, meminta seluruh kader Partai Amanat Nasional di Kabupaten Kuningan untuk mengawal penyaluran program aspirasi masyarakat. Ia menegaskan seluruh proses distribusi bantuan tersebut harus berlangsung tanpa adanya pungutan liar.

Ia juga menantang setiap Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PAN membentuk minimal tiga kelompok tani atau kelompok masyarakat. Langkah ini bertujuan agar masyarakat setempat dapat mengakses berbagai program dari pemerintah pusat.

Pernyataan tersebut disampaikan Herry saat membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) PAN Kabupaten Kuningan pada Sabtu, 1 Agustus 2026. Kegiatan ini sekaligus dirangkaikan dengan agenda pengukuhan pengurus DPC PAN se-Kabupaten Kuningan.

Menurut Herry, bantuan dari Komisi IV DPR RI hanya diperuntukkan bagi kelompok masyarakat yang telah memiliki legalitas resmi di sistem pemerintah. Jenis bantuan tersebut meliputi alsintan, benih, perbaikan irigasi, serta program di bidang peternakan, perikanan, dan kehutanan.

"Program bantuan ini sangat banyak, tetapi tidak bisa dibagikan begitu saja. Penerimanya harus berbentuk kelompok resmi yang terdaftar di Simluhtan atau e-Kusuka," katanya.

Ia meminta kader PAN segera berkoordinasi dengan penyuluh pertanian lapangan (PPL) untuk membentuk atau mendaftarkan kelompok tani. Menurut dia, langkah tersebut penting agar masyarakat di daerah tidak kehilangan kesempatan ketika alokasi bantuan mulai disalurkan pada September hingga Oktober mendatang.

"Saya tantang setiap DPC minimal memiliki tiga kelompok yang terdaftar. Jangan sampai program bantuan turun, tetapi kelompok penerimanya belum siap," ujarnya.

Herry juga menegaskan seluruh bantuan aspirasi yang disalurkan melalui dirinya tidak dipungut biaya. Ia meminta masyarakat melaporkan apabila menemukan pihak yang mengatasnamakan dirinya atau pengurus PAN untuk meminta imbalan dalam proses penyaluran bantuan.

"Kalau ada yang meminta uang atas nama saya atau Ketua DPD, laporkan dan dokumentasikan. Bantuan ini gratis, tidak boleh ada pungutan," katanya.

Dalam kesempatan itu, Herry menyebut sejumlah bantuan aspirasi telah disalurkan ke Kabupaten Kuningan, di antaranya traktor, pompa air, pembangunan irigasi tersier, hingga bantuan benih ikan. Ia berharap program tersebut dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas sektor pertanian dan perikanan di daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....