Muscab Serentak PAN Kuningan Perkuat Konsolidasi Politik, Bidik 3 Besar Nasional

  • 30 Jun 2026 12:31 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Kuningan - Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Kuningan mulai memperkuat mesin politiknya menghadapi agenda politik mendatang. Langkah tersebut ditandai dengan pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) serentak yang diikuti 32 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) tingkat kecamatan di Sekretariat DPD PAN Kuningan, Senin 29 Juni 2026.

Ketua DPD PAN Kuningan, Udin Kusnedi, mengatakan proses Muscab berjalan kondusif dan mendapat respons positif dari para kader. Menurutnya, semangat para kader menjadi modal penting bagi PAN dalam menghadapi pertarungan politik ke depan.

“Alhamdulillah, Muscab berjalan dengan baik dan lancar. Antusias kader sangat luar biasa untuk membesarkan PAN ke depan,” kata Udin.

Dalam proses Muscab kali ini, penentuan formatur dilakukan dengan melibatkan DPW PAN Jawa Barat. Perwakilan DPW, Sekretaris POK Dani Mardani, turut memimpin jalannya proses tersebut.

Udin menjelaskan, mekanisme pemilihan kali ini mengalami perubahan dibanding sebelumnya. Penentuan ketua formatur yang nantinya menjadi calon Ketua DPC tidak lagi menjadi kewenangan DPD, tetapi ditentukan langsung oleh DPW.

“Ini bagian dari mekanisme organisasi agar proses pembentukan kepengurusan berjalan sesuai arahan partai,” ujarnya.

Menatap Pemilu mendatang, PAN Kuningan mulai menyiapkan langkah strategis dengan mendorong seluruh kader agar aktif berada di tengah masyarakat. Arahan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP), kata Udin, menjadi pedoman bagi seluruh jajaran partai untuk memperkuat basis dukungan.

Salah satu target besar yang menjadi perhatian PAN adalah menempatkan partai berlambang matahari tersebut masuk dalam jajaran tiga besar partai politik nasional.

“Instruksi Ketua Umum sangat jelas, PAN harus masuk tiga besar nasional,” ucap Udin.

Selain penguatan struktur, Muscab juga memperlihatkan tingginya minat masyarakat untuk bergabung dengan PAN. Udin menyebut jumlah pendaftar calon formatur meningkat di sejumlah kecamatan.

“Di setiap kecamatan ada sekitar lima sampai sepuluh pendaftar. Namun sesuai arahan DPW, jumlahnya dibatasi maksimal empat orang,” katanya.

Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan adanya peningkatan gairah politik masyarakat terhadap PAN Kuningan. Bahkan, sebagian besar pendaftar disebut berasal dari kalangan baru yang belum banyak terlibat dalam politik sebelumnya.

“Sekitar 50 sampai 60 persen merupakan wajah-wajah baru. Mereka datang karena ingin ikut berkontribusi melalui PAN,” ujarnya.

Terkait meningkatnya ketertarikan masyarakat terhadap PAN, Udin menilai hal tersebut merupakan keputusan personal para kader baru yang melihat partai sebagai wadah untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Yang bisa menjawab alasan mereka bergabung adalah mereka sendiri. Yang jelas, mereka memilih PAN karena ingin memberikan manfaat melalui jalur politik,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....