RSUD Majalengka Naik Tipe B, Ini Pesan Bupati Eman Suherman

  • 27 Jun 2026 17:36 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Majalengka - Momentum strategis itu kini berada di pundak kepemimpinan baru. Bupati Majalengka H. Eman Suherman secara resmi melantik dr. Egga Bramasta Akidapi sebagai Direktur RSUD Majalengka, sekaligus menegaskan arah transformasi layanan kesehatan daerah ke level yang lebih tinggi.

Seiring pelantikan tersebut, dr. Egga juga mengalami peningkatan status jabatan dari sebelumnya eselon III menjadi eselon II. Kenaikan ini menegaskan besarnya tanggung jawab yang harus diemban, sejalan dengan meningkatnya status RSUD Majalengka sebagai rumah sakit Tipe B.

Dalam penegasannya, Bupati Eman menekankan bahwa peningkatan status rumah sakit harus dibarengi dengan lompatan nyata dalam kualitas pelayanan, kecepatan respons, serta penguatan infrastruktur yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara optimal.

"RSUD Majalengka sekarang sudah naik menjadi Tipe B. Ini harus diikuti peningkatan dari seluruh aspek, baik pelayanan, kecepatan, maupun infrastruktur," ujarnya, Sabtu 27 Juni 2026

Ia menegaskan bahwa promosi jabatan bukan sekadar perpindahan struktural, melainkan amanah yang harus dibayar dengan kinerja nyata, integritas, serta komitmen tinggi terhadap pelayanan publik. "Jangan hanya perubahan dari eselon III menjadi eselon II. Itu harus dibeli dengan kinerja, amanah, dan integritas," tegasnya.

Di tengah kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang tengah mengalami tekanan, Bupati Eman turut mendorong seluruh jajaran, khususnya pejabat yang baru dilantik, untuk mampu berpikir inovatif dan keluar dari pola lama. "Saya ingin kita berpikir out of the box. Kalau hanya menunggu anggaran, kita tidak akan maju. Majalengka 'Langkung SAE' tidak akan terwujud," katanya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa setiap aparatur sipil negara memiliki tanggung jawab besar yang melekat pada jabatan, seiring dengan fasilitas yang diterima, mulai dari gaji, tunjangan, hingga Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP). "Saya minta semua itu ditukar dengan kinerja yang benar-benar dirasakan oleh masyarakat," tandasnya.

Bupati berharap, RSUD Majalengka mampu menghadirkan layanan kesehatan yang prima, responsif, dan berdaya saing serta meningkatkan kualitas pelayanan publik di sektor kesehatan.

Dengan status rumah sakit yang lebih tinggi, RSUD Majalengka dituntut tidak hanya berbenah, tetapi juga melompat lebih jauh dalam menghadirkan layanan kesehatan yang 'Langkung SAE' (lebih baik) cepat, dan profesional bagi masyarakat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....