Perbaikan Jalan Dawuan–Jatitujuh di Majalengka Kini Dorong Ekonomi Warga
- 26 Jun 2026 10:48 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Majalengka – Perbaikan ruas jalan penghubung Kecamatan Dawuan menuju Kecamatan Jatitujuh, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, akhirnya terealisasi. Proyek ini membawa dampak signifikan terhadap kelancaran mobilitas serta peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat setempat.
Jalan yang menghubungkan Desa Balida dan Desa Panongan sebelumnya mengalami kerusakan parah, dipenuhi lubang dan batu tajam yang membahayakan pengguna jalan. Kini, melalui program pembangunan yang dianggarkan dalam APBD 2026, ruas tersebut tengah diperbaiki dan ditargetkan menjadi lebih mulus, aman, dan nyaman dilalui.
Di kawasan permukiman padat, kondisi jalan rusak selama ini menjadi keluhan utama warga. Kerusakan tersebut kerap menghambat aktivitas sehari-hari, mulai dari pelajar hingga pedagang kecil yang bergantung pada akses transportasi yang lancar.
Kepala Desa Balida, Aay Iryando, mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Kabupaten Majalengka, khususnya Bupati Majalengka Eman Suherman, dalam merespons aspirasi masyarakat. "Perbaikan jalan ini sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Akses yang sebelumnya sempit dan rusak, kini menjadi lebih luas, rapi, dan aman dilalui," ujarnya, Jumat, 26 Juni 2026.
Ia menambahkan bahwa dalam beberapa waktu terakhir, wilayah Kecamatan Dawuan mendapatkan perhatian pembangunan yang cukup signifikan. Peningkatan tersebut tidak hanya terfokus pada sektor jalan, tetapi juga mencakup pembangunan jembatan dan jaringan irigasi.
Hal senada disampaikan tokoh masyarakat setempat. Menurutnya, perubahan kondisi jalan berlangsung relatif cepat, kurang dari tiga bulan sejak keluhan disampaikan. Jalan yang sebelumnya berupa semenisasi kini ditingkatkan menjadi aspal hotmix lengkap dengan perbaikan saluran drainase.
"Ini merupakan akses vital bagi empat desa, yakni Balida, Pasir Malati, Salawana, dan Panongan. Dampaknya sangat terasa, terutama bagi pelajar dan pelaku usaha kecil," katanya.
Perbaikan infrastruktur ini diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan berkendara sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui kelancaran distribusi barang dan jasa. Warga bahkan berencana menggelar syukuran setelah proyek rampung sebagai bentuk rasa syukur atas terealisasinya pembangunan tersebut.
Langkah cepat pemerintah daerah dalam merespons kebutuhan infrastruktur dinilai menjadi indikator kuat keberpihakan terhadap masyarakat. Hal ini terutama dirasakan sebagai wujud nyata peningkatan kesejahteraan, khususnya bagi mereka yang berada di wilayah pedesaan.
Sebelumnya, Pemkab Majalengka terus mempercepat pembangunan jalan dan jembatan meskipun dihadapkan pada keterbatasan fiskal dan kendala administratif. Infrastruktur tetap menjadi prioritas utama dalam program pembangunan daerah tahun 2026–2027.
Bupati Majalengka, H. Eman Suherman, menegaskan bahwa tahun 2026 menjadi titik awal pelaksanaan program prioritas yang disusun bersama Wakil Bupati, dengan fokus pada kebutuhan dasar masyarakat yang berdampak langsung terhadap pelayanan publik dan pertumbuhan ekonomi.
"Perbaikan jalan dilakukan secara bertahap sesuai perencanaan. Masyarakat yang sebelumnya mengeluhkan kondisi jalan kini mulai merasakan hasilnya," ujarnya.
Meski demikian, ia mengakui bahwa percepatan pembangunan tetap tidak lepas dari berbagai hambatan di lapangan. Tantangan tersebut di antaranya berupa proses lelang dan pemenuhan aturan administrasi yang kerap memakan waktu cukup panjang.
Selain itu, tekanan fiskal juga menjadi tantangan serius. Kapasitas APBD Majalengka mengalami penurunan dari sekitar Rp3,5 triliun menjadi Rp2,9 triliun.
Anggaran infrastruktur yang sebelumnya mencapai Rp350–400 miliar kini tersisa sekitar Rp74 miliar. Untuk mengatasi keterbatasan tersebut, Pemkab Majalengka terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan pemerintah pusat guna memperoleh dukungan anggaran tambahan.
"Kami akan terus bergerak mencari dukungan agar pembangunan tetap berjalan. Ketika masyarakat merasakan manfaatnya, di situlah tugas pemerintah terpenuhi," kata orang nomor satu di Majalengka.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....