24-25 Juni 2026, Polres Majalengka Buka Pembuatan Paspor Bersama Imigrasi Cirebon
- 23 Jun 2026 17:34 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Majalengka - Di tengah semangat peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Polres Majalengka menghadirkan inovasi pelayanan publik yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Bersinergi dengan Kantor Imigrasi Cirebon, layanan pembuatan dan penggantian paspor kini dapat diakses lebih dekat, tanpa harus menempuh perjalanan ke kantor imigrasi.
Layanan ini digelar selama dua hari, Rabu hingga Kamis, 24-25 Juni 2026, bertempat di Aula Kanya Wasistha Polres Majalengka, mulai pukul 08.00 hingga 15.00 WIB. Inisiatif ini menjadi wujud nyata komitmen Polri dalam menghadirkan pelayanan yang cepat, mudah, dan efisien.
Program ini terbuka bagi masyarakat luas, mulai dari pengajuan paspor baru, penggantian paspor, hingga pengurusan dokumen perjalanan bagi anak dan Calon Pekerja Migran Indonesia (PMI). Kehadiran layanan ini diharapkan mampu memangkas waktu dan biaya masyarakat, sekaligus meningkatkan akses terhadap layanan keimigrasian.
Dalam pelaksanaannya, masyarakat diwajibkan membawa dokumen sesuai kategori layanan. Untuk pembuatan paspor baru, pemohon perlu menyiapkan KTP, Kartu Keluarga, serta dokumen pendukung seperti akta lahir, ijazah, atau buku nikah. Sementara itu, penggantian paspor cukup melampirkan paspor lama dan KTP.
Bagi pemohon anak di bawah usia 18 tahun, persyaratan meliputi identitas kedua orang tua, Kartu Keluarga, akta lahir, buku nikah orang tua, serta paspor orang tua jika tersedia. Adapun bagi Calon Pekerja Migran Indonesia, dibutuhkan dokumen tambahan seperti surat rekomendasi dari Disnaker atau BP2MI, perjanjian kerja, hingga surat izin keluarga.
"Untuk layanan ini, biaya pembuatan paspor elektronik (e-paspor) ditetapkan sebesar Rp650.000 untuk masa berlaku lima tahun dan Rp950.000 untuk masa berlaku sepuluh tahun," ujar Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi melalui Kasi Humas AKP Yayan Suripna, Selasa 23 Juni 2026.
Selain itu, pemohon juga diimbau untuk memperhatikan ketentuan saat pengambilan foto biometrik, di antaranya tidak menggunakan pakaian dinas, kaos tanpa kerah, maupun pakaian berwarna putih.
Momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini menjadi refleksi nyata transformasi pelayanan Polri yang semakin adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Melalui layanan jemput bola seperti ini, kehadiran negara terasa semakin dekat, memberikan kemudahan, kepastian, dan kenyamanan dalam setiap proses pelayanan publik.
Dengan semangat "Polri untuk Masyarakat", kegiatan ini tidak hanya menjadi seremoni, tetapi juga bukti konkret bahwa pelayanan yang humanis dan profesional terus dihadirkan demi kesejahteraan masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....