Disdik dan Kemenag Cirebon Bersinergi Cegah Penyebaran Paham Radikalisme

  • 15 Jun 2026 13:52 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon memperkuat sinergi bersama Kementerian Agama mencegah penyebaran paham radikalisme. Langkah tersebut dilakukan menyusul adanya informasi indikasi paparan radikalisme pada sebagian pelajar.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon, H. Ronianto mengatakan upaya pencegahan dilakukan melalui berbagai program pendidikan. Menurutnya, kolaborasi lintas instansi diperlukan untuk membangun lingkungan belajar yang aman dan kondusif.

“Karena itu kami dengan Kementerian Agama tentunya bersinergi membangun pendidikan Kabupaten Cirebon yang lebih baik,” katanya kepada RRI pada Senin, 15 Juni 2026.

Ia menjelaskan paham radikal dapat masuk melalui berbagai saluran, termasuk media sosial. Karena itu, sekolah diminta meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas peserta didik selama pembelajaran berlangsung.

Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon juga menerapkan kebijakan pembatasan penggunaan telepon genggam selama kegiatan belajar. Kebijakan tersebut bertujuan mengurangi ketergantungan siswa terhadap perangkat digital yang berpotensi disalahgunakan.

“Kami sudah menginstruksikan kepada semua sekolah agar anak-anak tidak membawa handphone ke sekolah,” ujarnya.

Selain pengawasan penggunaan gawai, sekolah didorong memperkuat pendidikan karakter dan nilai kebangsaan. Upaya tersebut diharapkan mampu membentuk pelajar yang memiliki ketahanan terhadap pengaruh ideologi menyimpang.

Pemerintah daerah berharap sinergi pendidikan dan keagamaan dapat memperkuat perlindungan generasi muda. Dengan demikian, pelajar mampu tumbuh menjadi pribadi toleran, berkarakter, dan cinta tanah air.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....