KTNA Dorong Petani Percepat Tanam Hadapi Kemarau Panjang

  • 12 Jun 2026 13:08 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Petani Indramayu mulai mempercepat pola tanam menghadapi ancaman kemarau panjang tahun 2026 mendatang. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga produktivitas pertanian saat kondisi cuaca diprediksi lebih kering.

Wakil Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan Kabupaten Indramayu, Waryono mengatakan wilayah irigasi teknis harus segera melakukan tanam. Petani di daerah tersebut diharapkan memanfaatkan ketersediaan air sebelum memasuki puncak musim kemarau.

“Harapan kami bulan awal bulan 6 ini harus pada tanam semua irigasi teknis ini,” katanya kepada RRI pada Selasa, 09 Juni 2026. Ia menjelaskan percepatan tanam menjadi strategi utama menghadapi keterbatasan pasokan air.

Waryono menyebut sejumlah wilayah masih mengalami panen seperti Kecamatan Tukdana, Kandanghaur, dan Losarang. Namun beberapa daerah mulai mengalami kesulitan air akibat hujan yang semakin jarang turun.

Kondisi berbeda terjadi pada wilayah tadah hujan seperti Kecamatan Kroya dan Gantar Indramayu. Lahan pertanian di wilayah tersebut sebagian belum dapat ditanami karena minimnya sumber air tersedia.

“Kalau kita kelihatan prediksi dari cuaca, ya kita sudah panas ini suhunya,” ujarnya. Pemerintah dan petani terus berupaya mengantisipasi dampak musim kering berkepanjangan.

KTNA Indramayu berharap seluruh petani mampu menyesuaikan strategi tanam sesuai kondisi pengairan. Upaya tersebut dilakukan agar produksi pangan tetap berjalan selama musim kemarau.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....