SPMB SMPN 2 Klangenan Cirebon Dijamin Transparan dan Adil
- 08 Jun 2026 15:37 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon – SMPN 2 Klangenan Kabupaten Cirebon tetap menolak praktik titipan selama pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru tahun ajaran mendatang. Panitia sekolah memastikan seluruh proses seleksi berjalan sesuai aturan demi menjaga keadilan seluruh calon peserta didik.
Wakil Ketua Panitia SPMB SMPN 2 Klangenan Kabupaten Cirebon, Aandrian, SH menegaskan pihaknya langsung menolak segala bentuk jalur belakang pendaftaran. “Kalau ada lewat jalur belakang atau seperti apa itu, kami tolak,” ucapnya kepada RRI, Rabu, 3 Juni 2026.
Menurutnya, komitmen tersebut dilakukan agar masyarakat sekitar memperoleh kesempatan pendidikan secara adil dan terbuka selama proses seleksi. Ia menyebut panitia hanya menerima siswa berdasarkan ketentuan resmi sesuai aturan pelaksanaan SPMB yang berlaku.
SMPN 2 Klangenan sendiri membuka tiga jalur penerimaan meliputi zonasi, afirmasi, serta prestasi akademik maupun non-akademik. Pada jalur akademik, jumlah pendaftar disebut melampaui target sehingga seleksi dilakukan lebih ketat dibandingkan sebelumnya.
Sementara jalur non-akademik masih belum memenuhi kuota kebutuhan siswa selama proses penerimaan murid baru. Panitia mengutamakan piagam tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional sebagai penilaian utama jalur prestasi siswa yang melakukan pendaftaran.
Sekolah tersebut setiap tahun menerima delapan rombongan belajar dengan kapasitas sekitar dua ratus delapan puluh siswa baru. Jumlah pendaftar disebut selalu melebihi kapasitas sehingga puluhan calon siswa harus tersisih selama proses seleksi berlangsung.
“Alhamdulillah tiap tahun kita membuang lebih dari tiga puluh orang,” katanya. Menurutnya, tingginya minat masyarakat dipengaruhi lokasi sekolah strategis serta kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan yang tersedia.
Aandrian mengimbau orang tua memahami tahapan pendaftaran serta rutin berkoordinasi bersama sekolah asal selama proses seleksi. Langkah tersebut dinilai penting agar tidak terjadi kesalahpahaman maupun kekeliruan memilih jalur pendaftaran sesuai ketentuan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....