Tak Hanya Sistem, Kualitas SDM Jadi Penentu Transparansi SPMB

  • 07 Jun 2026 18:36 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon - Keterbukaan informasi sejak pendaftaran hingga pengumuman menjadi prinsip utama dalam menjaga transparansi SPMB. Selain itu, akses informasi yang mudah penting untuk mencegah prasangka ketidakadilan dari masyarakat.

Pemerhati pendidikan Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ), Dr. Misdi, M.Pd., menyebut masyarakat mengharapkan keterbukaan dalam penerimaan murid baru. Menurutnya, seluruh tahapan seleksi harus dapat diakses secara terbuka sejak awal hingga pengumuman akhir.

“Kalau sistem itu semua sudah bagus. Transparansi itu diharapkan semua orang, sayangnya sistem yang bagus pun tergantung sumber daya manusianya,” kata Misdi kepada RRI, Selasa, 2 Juni 2026.

Ia menilai keterbukaan informasi sejak pendaftaran hingga hasil seleksi akan meningkatkan kepercayaan publik pada SPMB. Langkah transparan ini juga dinilai efektif meminimalkan munculnya berbagai prasangka di masyarakat.

“Kata kuncinya memberikan akses dan keterbukaan dari mulai proses sampai hasilnya itu terbuka. Nah, ini akan memberikan trust kepada masyarakat,” ucapnya.

Namun, Misdi menyoroti gangguan teknis sistem yang kerap terjadi menjelang penutupan pendaftaran. Kondisi sulit akses ini sering kali memicu berbagai persepsi negatif di tengah masyarakat.

“Menjelang penutupan biasanya katakanlah down, technical issues, internet tidak stabil atau sedang ada gangguan. Nah, titik-titik itu yang kemudian bisa diartikan masyarakat ada sedikit permainan,” ujar Misdi.

Ia berharap penyelenggara dapat memastikan stabilitas sistem dan keterbukaan informasi selama seluruh tahapan SPMB. Hal ini penting dilakukan agar kepercayaan masyarakat terhadap proses seleksi pendidikan tetap terjaga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....