Kios Pengendalian Inflasi Harus Punya Strategi Jangka Panjang

  • 07 Jun 2026 17:06 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Keberlanjutan program Kios Pengendali Inflasi atau KOSPI dinilai perlu didukung dengan strategi jangka panjang yang terukur. Hal itu penting agar peran pengendalian inflasi tidak hanya muncul saat terjadi gejolak harga atau kondisi ekonomi tertentu.

Pengamat Ekonomi, Dr. Toto Sukarnoto, M.E., mengatakan KOSPI memiliki fungsi yang mirip dengan lembaga Hisbah dalam konsep ekonomi Islam. Lembaga tersebut berperan mengawasi dan menjaga stabilitas harga, khususnya komoditas pangan di pasar.

“Kalau dianalogikan dalam teori ekonomi Islam, KOSPI ini lebih cenderung seperti lembaga Hisbah. Sebuah lembaga yang berfungsi mengendalikan harga-harga pangan di pasar agar tetap stabil dan tidak merugikan masyarakat,” ujar Toto kepada RRI Minggu, 7 Juni 2026.

Menurut Toto, tantangan terbesar saat ini adalah menjaga daya beli masyarakat di tengah ketidakpastian ekonomi global. Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian karena konsumsi rumah tangga masih menjadi salah satu penopang utama pertumbuhan ekonomi nasional.

Ia menjelaskan, menurunnya daya beli masyarakat dapat memberikan dampak luas terhadap perekonomian. Oleh sebab itu, keberadaan lembaga pengendali inflasi harus mampu memberikan perlindungan bagi masyarakat, terutama kelompok berpenghasilan rendah.

Toto menilai pemerintah perlu menyusun skala prioritas yang jelas mulai dari jangka pendek, menengah, hingga panjang. Langkah tersebut diperlukan agar program pengendalian inflasi dapat berjalan secara berkelanjutan dan tidak bersifat sementara.

“KOSPI jangan hadir hanya pada saat terjadi fluktuasi ekonomi yang dramatis, tetapi harus hadir setiap saat sebagai bentuk keadilan bagi masyarakat agar tidak dimainkan oleh harga-harga yang tidak wajar,” ucapnya.

Ia menambahkan, perhatian khusus perlu diberikan kepada wilayah-wilayah dengan daya beli masyarakat yang masih rendah. Dengan kehadiran yang konsisten dan terencana, KOSPI diharapkan mampu menjaga stabilitas harga sekaligus memperkuat perlindungan ekonomi masyarakat, katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....