Kospi Perkuat Kendali Inflasi, Minyak Goreng Paling Diminati Warga

  • 11 Jun 2026 11:43 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Minyak goreng menjadi salah satu komoditas yang paling diminati masyarakat melalui Kios Pengendali Inflasi Kabupaten Cirebon. Tingginya permintaan menunjukkan kebutuhan masyarakat terhadap bahan pokok dengan harga terjangkau masih sangat besar.

Plh. Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Cirebon, Rodiya mengatakan minyak goreng menjadi komoditas yang cepat habis setelah peluncuran Kospi. Menurutnya, harga jual yang lebih rendah dibandingkan pasar menjadi daya tarik utama masyarakat.

“Nah, kita jual kemarin Rp15.700,” ujarnya kepada RRI pada Senin, 08 Juni 2026. Harga tersebut jauh lebih rendah dibandingkan harga minyak goreng yang beredar di pasaran.

Rodiya menjelaskan stok minyak goreng yang disediakan Bulog habis dalam waktu sekitar tiga jam. Kondisi tersebut menunjukkan tingginya respons positif masyarakat terhadap program pengendalian inflasi daerah.

Selain minyak goreng, pemerintah juga menyiapkan berbagai komoditas yang menjadi fokus pengendalian inflasi daerah. Komoditas tersebut meliputi beras, cabai, bawang merah, kedelai, gula pasir, hingga telur ayam.

“Ini semakin menggairahkan kita untuk memperbanyak komoditas dan jumlah Kospi,” katanya. Menurutnya, pemerintah akan terus mengevaluasi kebutuhan masyarakat di lapangan.

Sebelas komoditas kebutuhan pokok telah ditetapkan sebagai fokus pengendalian inflasi oleh pemerintah daerah. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan pasokan dan distribusi barang kebutuhan masyarakat.

Program Kospi diharapkan mampu menjaga stabilitas harga sekaligus memperkuat akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok. Pemerintah daerah juga terus menyiapkan pengembangan program berdasarkan hasil evaluasi lapangan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....