PNM Tanam 29 Ribu Pohon di 58 Cabang se-Indonesia

  • 02 Jun 2026 20:04 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Kuningan – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menanam 29 ribu pohon melalui program PNM Peduli yang dilaksanakan serentak di 58 cabang di seluruh Indonesia. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pelestarian lingkungan sekaligus memperluas makna pemberdayaan masyarakat.

Setiap cabang menanam sedikitnya 500 bibit pohon sehingga total mencapai 29.000 pohon. Program tersebut sejalan dengan upaya mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya penanganan perubahan iklim dan pelestarian ekosistem daratan.

Pemimpin Cabang PNM Cirebon, Erwin Syafriadi, mengatakan penanaman pohon merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap keberlanjutan lingkungan yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang."Melalui program PNM Peduli, kami ingin menghadirkan manfaat yang tidak hanya dirasakan hari ini, tetapi juga untuk masa depan. Penanaman pohon menjadi salah satu ikhtiar kami dalam menjaga lingkungan sekaligus mendukung kehidupan masyarakat yang lebih baik," ujar Erwin dalam keterangan tertulis pada Selasa 2 juni 2026.

Menurutnya, pemberdayaan yang dilakukan PNM tidak hanya melalui pembiayaan dan pendampingan usaha bagi masyarakat prasejahtera, tetapi juga diwujudkan melalui berbagai program sosial dan lingkungan.

Gerakan penghijauan tersebut merupakan kelanjutan dari kampanye keberlanjutan RE3 FOR-E yang sebelumnya berhasil mengumpulkan 20 ton pakaian layak pakai dari insan PNM. Pakaian tersebut kemudian disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan bersama buku bacaan untuk mendukung peningkatan literasi.

Selain itu, PNM juga menjalankan program PNM Mengajar yang menjangkau 58 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dari Sabang hingga Merauke. Program ini bertujuan menumbuhkan pengetahuan, kepedulian sosial, serta kesadaran lingkungan di kalangan generasi muda.

Erwin menegaskan, rangkaian program tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat."Pemberdayaan tidak hanya dimaknai sebagai akses modal usaha, tetapi juga bagaimana kami ikut menumbuhkan pengetahuan, kepedulian sosial, dan kesadaran untuk menjaga lingkungan bersama," kata Erwin,.

Sementara itu, seorang nelayan lokal yang menjadi penerima manfaat program penanaman mangrove mengaku merasakan dampak positif dari kegiatan tersebut."Mangrove yang ditanam memberikan harapan baru bagi kami. Selain melindungi pantai, keberadaannya juga mendukung habitat ikan dan kepiting yang menjadi sumber penghasilan warga," ucapnya.

PNM berharap berbagai program yang dijalankan dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat, baik melalui lingkungan yang lebih sehat, meningkatnya akses pengetahuan, maupun tumbuhnya kesejahteraan masyarakat di berbagai daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....